Park Bom Buka Suara soal Rumor Narkoba dan Tuding Rekan 2NE1 Terlibat Skandal
Park-Instagram-
Penyanyi asal Korea Selatan, Park Bom, akhirnya angkat bicara terkait isu dugaan penggunaan narkoba yang telah membayangi namanya selama bertahun-tahun.
Pada 3 Maret, ia merilis surat tulisan tangan yang berisi klarifikasi panjang mengenai berbagai tudingan yang kembali mencuat ke publik.
Klarifikasi soal Adderall dan Kondisi Kesehatan
Dalam pernyataannya, Park Bom menegaskan bahwa dirinya tidak mengidap penyakit serius seperti yang kerap dirumorkan. Ia menyebut tengah berupaya menjalani hidup secara positif di tengah tekanan yang terus datang.
Ia juga menyinggung penggunaan Adderall, obat yang sebelumnya menjadi sorotan. Menurutnya, obat tersebut bukanlah narkoba, melainkan dikonsumsi atas resep dokter untuk menangani Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) yang ia alami.
Nama Park Bom sendiri sempat terseret kasus pada 2010 terkait dugaan impor obat mengandung amfetamin dari Amerika Serikat. Namun, kejaksaan saat itu memutuskan tidak melanjutkan perkara karena obat tersebut dinilai digunakan untuk kebutuhan terapi.
Tudingan terhadap Rekan Satu Grup
Di bagian lain suratnya, Park Bom mengaku pernah dijadikan kambing hitam demi menutup isu lain. Ia secara langsung menyebut nama Sandara Park atau Dara.
Menurutnya, Dara diduga terlibat dalam skandal terkait narkoba dan untuk menutupi hal tersebut, ia justru digambarkan sebagai pecandu narkoba di mata publik.
Hingga kini, Dara maupun CL belum memberikan tanggapan atas tudingan tersebut.
Park Bom juga menyebut mantan ketua YG Entertainment, Yang Hyun Suk, produser Teddy Park, serta CL. Ia berharap mereka tidak lagi menyebarkan kabar yang menyatakan dirinya menggunakan obat secara berlebihan.
Sengketa Honor dan Respons Manajemen
Pada Oktober 2025, Park Bom kembali menjadi sorotan setelah mengunggah keluhan terkait dugaan penundaan pembayaran honor selama aktif di 2NE1 di bawah naungan YG Entertainment.
- Ia menuding adanya penipuan dan penggelapan.
- Ia mengklaim tidak menerima bayaran layak untuk kegiatan musik, iklan, dan penampilan.
Manajemen barunya, D-Nation Entertainment, kemudian memberikan penjelasan resmi bahwa seluruh penyelesaian terkait aktivitas 2NE1 telah rampung.
Perusahaan itu juga menyatakan tidak menerima gugatan resmi apa pun. Dalam keterangan tertulis, mereka mengungkapkan kondisi mental Park Bom sedang tidak stabil sehingga membutuhkan perawatan dan waktu istirahat, serta meminta media tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Baca juga: Profil Park Bom Personel 2NE1 yang Tuduh Sandara Park Terkait Kasus Obat 2014