Park Bom Ungkap Versi Lain Kasus Adderall 2014, Sebut Jadi Kambing Hitam demi Sandara Park
Park--
Anggota 2NE1, Park Bom, kembali membuka lembaran lama yang selama bertahun-tahun membayangi kariernya. Lewat unggahan tulisan tangan pada 3 Maret 2025, ia menyampaikan pengakuan panjang terkait kasus Adderall yang mencuat pada 2014.
Dalam pernyataannya, Bom menegaskan dirinya tidak sedang sakit dan kini berusaha menjalani hidup dengan baik. Namun, ia memilih berbicara karena merasa perlu meluruskan persoalan sensitif yang selama ini ia pendam.
Pengakuan Soal Adderall dan Tuduhan Penyalahgunaan
Kasus lama terkait obat Adderall kembali ia singgung. Obat tersebut pada masanya dikategorikan sebagai psikotropika di Korea Selatan dan memicu kontroversi besar saat namanya terseret.
Bom mengaku sempat takut menyebutkan kembali isu itu karena khawatir reputasinya kembali rusak. Ia menggambarkan situasi kala itu sebagai masa ketika dirinya merasa sangat tertekan.
Menurut Bom, ia merupakan pasien ADD atau Attention Deficit Disorder dan membutuhkan Adderall sebagai bagian dari pengobatan. Ia menulis, “Ini bukan obat. Saya adalah pasien ADD, sesuatu yang disebut Gangguan Defisit Perhatian.”
Dalam pernyataan yang sama, Bom juga menuding bahwa dirinya dijadikan kambing hitam untuk melindungi rekan satu grupnya, Sandara Park. Ia menulis, “Sandara Park tertangkap karena penyalahgunaan narkoba, dan untuk menutupinya, mereka mengubah obat tersebut menjadi sesuatu yang dilabeli sebagai skandal narkoba yang melibatkan saya.”
Sorotan pada Regulasi Adderall di Korea Selatan
Bom menyebut, pada saat kasus itu terjadi, belum ada sistem atau aturan khusus yang mengatur Adderall di Korea Selatan. Namun setelah kasusnya mencuat, regulasi terkait obat tersebut disebut mulai dibentuk.
“Pada saat itu, bahkan belum ada sistem atau hukum khusus mengenai Adderall di negara ini, tetapi anehnya, setelah Park Bom, sebuah hukum dibuat,” tulisnya.
Pesan untuk YG Entertainment dan Rekan Satu Grup
Di bagian akhir suratnya, Bom menyampaikan pesan langsung kepada pihak agensi dan sejumlah nama yang pernah bekerja bersamanya di bawah YG Entertainment.
- Yang Hyun Suk
- Teddy Park
- Lee Chaerin (CL)
Ia meminta agar tidak ada lagi laporan kepada pihak berwenang yang menyebut dirinya menggunakan obat melebihi dosis resep. “Obat yang bahkan belum pernah Anda gunakan sekali pun dalam 30 tahun. Saya menulis ini karena rasanya jiwa saya menangis. Terima kasih telah membaca,” tulis Bom.
Baca juga: Biodata Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Ini Profil dan Agama Bupati Pekalongan