close ads x

Mengapa Amerika Serikat Menyerang Iran hingga Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Rudal

Mengapa Amerika Serikat Menyerang Iran hingga Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Rudal

ilustrasi--

Program nuklir Iran bahkan berawal dari kerja sama dengan Amerika Serikat melalui inisiatif Atoms for Peace pada 1957. Saat itu, Iran dipandang sebagai mitra strategis Barat di Timur Tengah.

Perubahan drastis terjadi setelah revolusi yang dipimpin Ayatollah Ruhollah Khomeini menggulingkan Shah. Iran kemudian mendefinisikan diri sebagai republik Islam yang secara ideologis menolak pengaruh Barat dan secara terbuka memposisikan diri berseberangan dengan Israel.

Kebuntuan Diplomasi Nuklir



Pemicu langsung serangan 28 Februari 2026 berkaitan dengan runtuhnya perundingan nuklir di Jenewa. Hingga 26 Februari, mediator internasional masih melihat peluang kompromi, termasuk kesiapan Iran mengurangi stok uranium yang diperkaya.

Namun, pemerintahan Presiden Donald Trump mengajukan syarat yang lebih luas. Tuntutan tersebut mencakup pembongkaran permanen fasilitas Fordow dan Natanz, penghentian total program rudal balistik, serta penghentian dukungan kepada kelompok proksi regional seperti Hezbollah dan Hamas.

Teheran menolak tuntutan itu dengan alasan kedaulatan nasional. Di sisi lain, Washington menilai sikap tersebut sebagai indikasi bahwa Iran berupaya memperpanjang waktu untuk memperkuat kapasitas militernya.


Kebuntuan diplomasi inilah yang akhirnya mendorong keputusan militer dan membuka babak baru konfrontasi terbuka antara kedua negara.

Sumber:

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya