close ads x

Bali United Jalani Dua Laga Tanpa Penonton dan Bayar Denda Rp 380 Juta Usai Kericuhan di Stadion Dipta

Bali United Jalani Dua Laga Tanpa Penonton dan Bayar Denda Rp 380 Juta Usai Kericuhan di Stadion Dipta

Bali united-Instagram-

DENPASAR – Bali United harus menerima hukuman berat dari Komite Disiplin PSSI setelah insiden kericuhan yang terjadi dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Klub berjuluk Serdadu Tridatu itu dijatuhi sanksi dua pertandingan kandang tanpa kehadiran penonton serta denda total sebesar Rp 380 juta.

Empat Surat Keputusan Komdis



Sanksi tersebut merujuk pada pertandingan melawan Persebaya dan Persija Jakarta. Manajemen Bali United telah menerima surat resmi dari Komdis PSSI terkait pelanggaran yang terjadi dalam dua laga tersebut.

Media Officer Bali United, Alexander Mahaputra, menjelaskan bahwa ada empat keputusan disiplin yang diterbitkan.

"Ada empat surat keputusan dari Komdis berdasarkan match Persebaya dan Persija. Jika ditotal jumlah denda memang sesuai angka tersebut dan dua laga home match tanpa penonton," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (25/2/2026).

Rincian Denda Rp 380 Juta


Total sanksi finansial yang dibebankan kepada manajemen klub mencapai Rp 380 juta dengan rincian sebagai berikut:

  • Rp 60 juta akibat penyalaan flare saat laga melawan Persebaya.
  • Rp 320 juta akibat kericuhan dalam pertandingan kontra Persija Jakarta.

Pelanggaran pada laga menghadapi Persija terjadi menjelang berakhirnya waktu normal pertandingan. Suporter menyalakan sedikitnya 15 flare dan kembang api di sejumlah tribun.

Selain itu, terdengar ledakan petasan di area stadion. Situasi kemudian memanas ketika sejumlah penonton melempar botol air minum kemasan serta kursi ke dalam lapangan.

Salah satu panitia pelaksana pertandingan dilaporkan terkena lemparan kursi dalam insiden tersebut.

Baca juga: Kalender Jumat 27 Februari 2026 Bertepatan dengan Weton Jumat Kliwon dan 9 Ramadan 1447 H

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya