close ads x

Bos AI Global Hadiri AI Impact Summit di New Delhi, India Perkuat Posisi sebagai Pusat Teknologi

Bos AI Global Hadiri AI Impact Summit di New Delhi, India Perkuat Posisi sebagai Pusat Teknologi

chip--

New Delhi menjadi titik temu para pemimpin industri kecerdasan buatan dunia pekan ini. Sejumlah eksekutif perusahaan teknologi terbesar hadir dalam AI Impact Summit, forum yang menegaskan posisi India sebagai pasar strategis sektor AI.

Forum tersebut digelar setelah rangkaian pertemuan serupa sebelumnya berlangsung di Inggris, Korea Selatan, dan Prancis. Pemerintah India memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat citra negara sebagai pusat pertumbuhan teknologi global.



Sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir, di antaranya CEO OpenAI Sam Altman dan CEO Alphabet Sundar Pichai. CEO Anthropic Dario Amodei serta CEO Google DeepMind Demis Hassabis juga masuk daftar peserta.

CEO Nvidia Jensen Huang yang sempat diperkirakan datang dilaporkan membatalkan kehadirannya karena kondisi tak terduga.

Perdana Menteri Narendra Modi menyambut para petinggi teknologi tersebut di New Delhi. India menawarkan kombinasi pasar konsumen muda yang akrab dengan teknologi serta cadangan talenta digital yang besar, faktor yang dinilai penting dalam pengembangan kecerdasan buatan.


"KTT ini adalah validasi besar terhadap potensi pasar tersebut. Semua orang datang karena mereka sadar inilah tempat yang harus dituju dan India tidak bisa diabaikan begitu saja," kata Lalit Ahuja, CEO ANSR.

Ambisi India Menjadi Kekuatan AI Dunia

Pemerintahan Modi menargetkan India sebagai salah satu pusat teknologi utama dunia. Salah satu langkah konkret yang telah disetujui adalah proyek semikonduktor senilai USD 18 miliar untuk membangun rantai pasok domestik.

Pemerintah juga mendorong perusahaan global, termasuk Apple, memperluas aktivitas produksi di dalam negeri.

Minat investor terhadap startup teknologi India terus meningkat. Pasar saham setempat juga mencatat lonjakan penawaran umum perdana atau IPO dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Neil Shah dari Counterpoint Research, dukungan pemerintah terhadap sektor teknologi menciptakan iklim yang kondusif bagi perusahaan multinasional untuk memperluas jaringan operasinya.

Dengan dukungan tersebut, sejumlah pengumuman investasi besar diperkirakan akan muncul sepanjang penyelenggaraan KTT. Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pembangunan infrastruktur pusat data AI untuk memenuhi kebutuhan komputasi yang terus meningkat.

Pada Desember lalu, Amazon, Microsoft, dan Intel telah menyatakan komitmen membangun infrastruktur AI dan chip di India.

India juga tercatat sebagai salah satu pasar terbesar OpenAI untuk layanan ChatGPT. Selain potensi konsumen, ketersediaan tenaga ahli teknologi menjadi magnet utama bagi perusahaan global yang ingin memperkuat pengembangan AI mereka.

Sumber:

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya