Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu per Kg, Bapanas Percepat Distribusi ke Jakarta

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu per Kg, Bapanas Percepat Distribusi ke Jakarta

cabe-pixabay-

Harga cabai rawit merah melonjak tajam hingga menembus Rp100 ribu per kilogram di sejumlah wilayah. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mempercepat distribusi pasokan dari sentra produksi ke pasar-pasar utama, termasuk Jakarta.

Langkah ini ditempuh untuk menahan lonjakan harga agar tidak semakin meluas, sekaligus menjaga ketersediaan pasokan di tingkat konsumen.

Percepat Distribusi dari Daerah Surplus



Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menyatakan penguatan distribusi menjadi kunci utama dalam meredam gejolak harga.

“Cabai adalah komoditas yang sangat sensitif terhadap pasokan harian. Karena itu, penguatan distribusi dari sentra panen ke pasar utama harus kita percepat melalui koordinasi lintas daerah dan lintas kementerian,” ujar Ketut dalam keterangan resmi, Senin (16/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi daring pada Minggu (15/2/2026) yang melibatkan pemerintah dan pelaku usaha cabai, termasuk petani dari Jawa, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.


Bapanas mengoptimalkan skema Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) untuk mengalirkan pasokan dari daerah surplus ke wilayah defisit. Skema ini difokuskan dari sentra produksi di Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Jawa Barat menuju Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta.

FDP dirancang untuk menekan biaya logistik sehingga harga tetap terjangkau di tingkat konsumen.

“Sehingga kita bisa pastikan harga cabai mengalami tren penurunan,” katanya.

Baca juga: Ganjil Genap Jakarta 16–17 Februari 2026 Ditiadakan, Dishub Pastikan Bebas Melintas Saat Libur Imlek


Berita Lainnya