Turis Kanada Ditemukan Meninggal di Hotel Labuan Bajo, Polisi Temukan Surat Wasiat
Seorang warga negara Kanada berinisial ML (61) ditemukan meninggal dunia di kamar nomor 11 Hotel Greenhill, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat, 13 Februari 2026 sore.
Korban diketahui memiliki lencana Polisi Militer Kanada. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aparat menduga kuat peristiwa tersebut merupakan tindakan bunuh diri.
Ditemukan Petugas Kebersihan
Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 13.00 WITA saat petugas kebersihan hotel membuka kamar untuk layanan rutin. Saat itu, korban terlihat dalam posisi duduk sehingga petugas memilih menutup kembali pintu karena mengira tamu menghendaki privasi.
Sekitar 40 menit kemudian, petugas lain mencoba memastikan kondisi kamar karena tidak ada respons saat pintu diketuk berulang kali. Setelah masuk menggunakan kunci cadangan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa.
Tidak Ada Tanda Kekerasan
Tim Inafis Satreskrim Polres Manggarai Barat tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 WITA dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Kondisi kamar dilaporkan dalam keadaan rapi tanpa tanda perusakan.
Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, menjelaskan korban ditemukan dalam posisi duduk bersandar di dinding dekat kamar mandi dengan leher terikat tali yang dikaitkan pada penyangga lemari.
Hasil visum luar di RSUD Komodo tidak menemukan bekas kekerasan pada tubuh korban. Temuan medis menunjukkan tanda-tanda asfiksia yang lazim pada kasus gantung diri.
Ditemukan Surat Wasiat
Di dalam kamar, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban, termasuk paspor, dompet, lencana Polisi Militer Kanada, dokumen asuransi, serta secarik kertas yang diduga berisi pesan terakhir.
Pihak kepolisian belum membeberkan isi surat tersebut. Garis polisi telah dipasang di kamar sebagai bagian dari proses penyelidikan lanjutan.
Polres Manggarai Barat juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Kanada untuk penanganan dan proses pemulangan jenazah ke negara asal korban.
Catatan: Informasi ini memuat isu sensitif. Jika Anda atau orang di sekitar Anda membutuhkan bantuan terkait kesehatan mental, segera hubungi tenaga medis, psikolog, atau layanan dukungan terdekat di wilayah Anda.
Update Terbaru
OJK Optimistis Hasil Review MSCI Dorong Arus Modal Asing Masuk
Kamis / 18-06-2026, 08:16 WIB
Z.ai Luncurkan GLM-5.2, Model AI Open-Weight Ungguli GPT-5.5 dengan Biaya Lebih Murah
Kamis / 18-06-2026, 08:16 WIB
Kemenaker Minta Industri Jaga Keadilan Tenaga Kerja Lokal di Era AI
Kamis / 18-06-2026, 08:16 WIB
Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Memburuk, Masuk Kategori Tidak Sehat
Kamis / 18-06-2026, 08:16 WIB
Trump: Negara G7 Siap Terlibat dalam Pengamanan Selat Hormuz
Kamis / 18-06-2026, 08:16 WIB
Investor Global Antre Beli Saham Merdeka Gold Resources
Kamis / 18-06-2026, 08:16 WIB
Wamenhut: Pembiayaan Inovatif Harus dalam Kerangka Konservasi
Kamis / 18-06-2026, 08:15 WIB
Penyakit Jantung dan Stroke Kini Intai Usia Produktif
Kamis / 18-06-2026, 08:15 WIB
PGE Raih Enam Penghargaan APQA 2026 Berkat Inovasi Panas Bumi
Kamis / 18-06-2026, 08:15 WIB
Penyakit Jantung Serang Usia Produktif, Perlindungan Finansial Berlapis Jadi Krusial
Kamis / 18-06-2026, 08:12 WIB
Minat Lelang Sukuk Negara Mendingin, Pemerintah Naikkan Yield Seri PBS030
Kamis / 18-06-2026, 08:12 WIB
Kementan Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Tiga Tahun
Kamis / 18-06-2026, 08:12 WIB
Harry Kane Samai Rekor Gary Lineker Usai Cetak Dua Gol ke Gawang Kroasia
Kamis / 18-06-2026, 08:12 WIB
PT PKSS Latih 600 Satpam untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan
Kamis / 18-06-2026, 08:12 WIB






