Siapa Naura Rindha Cantika? Pramugari Bus Indorent Yang jadi Korban Tewas Kecelakaan di Tol Solo–Ngawi
Bus-Instagram-
Siapa Naura Rindha Cantika? Pramugari Bus Indorent Yang jadi Korban Tewas Kecelakaan di Tol Solo–Ngawi. Bus Jakarta–Malang Terguling di Tol Solo–Ngawi, Pramugari Tewas dan 32 Orang Luka
Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi pada Kamis pagi, melibatkan bus angkutan umum dan sebuah truk boks. Insiden ini menyebabkan satu orang meninggal dunia serta puluhan penumpang mengalami luka dan harus mendapat penanganan medis.
Peristiwa tersebut berlangsung di Kilometer 566 A, tepatnya di wilayah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Bus P.O Indorent jurusan Jakarta–Malang yang melaju dari arah barat menghantam bagian belakang truk boks ekspedisi sebelum akhirnya terguling ke parit di sisi jalan tol.
Kronologi Kecelakaan di KM 566 A
Berdasarkan keterangan kepolisian, bus bernomor polisi B 7107 TGE dikemudikan Ahmad Fajrin Dermawan (35), warga Slawi, Kabupaten Tegal. Saat kejadian, kendaraan tersebut membawa sekitar 30 penumpang menuju Malang.
Di lokasi kejadian, bus diduga tidak menjaga jarak aman sehingga menabrak truk boks bernopol B 9503 PXV yang dikemudikan Pujianto (35), warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, IPTU Agus Harianto, menjelaskan benturan keras membuat bus kehilangan kendali.
“Bus oleng ke kiri, menabrak pembatas jalan, hingga terguling ke parit di tepi jalan,” ujar Agus dalam keterangannya.
Bagian depan bus mengalami kerusakan parah, terutama di area kemudi yang ringsek akibat benturan.
Korban Jiwa dan Penanganan Medis
- 32 orang mengalami luka-luka, termasuk dua awak bus.
- Seluruh korban luka dirawat di RS Widodo Ngawi.
- Satu korban meninggal dunia adalah pramugari bus.
Korban tewas diketahui bernama Naura Rindha Cantika (21), warga Ponggok, Kabupaten Blitar. Ia meninggal dunia setelah terjepit di kabin bus yang hancur akibat kecelakaan.
Jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Soeroto Ngawi untuk proses visum. Sementara itu, puluhan penumpang yang terluka masih menjalani perawatan intensif.
Penyelidikan Polisi
Kepolisian menduga pengemudi bus dalam kondisi kurang waspada saat mengemudi. Dugaan awal mengarah pada faktor kelelahan yang menyebabkan sopir kehilangan kendali kendaraan.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan di Tol Solo–Ngawi tersebut.