LINK Video Amalia Mutya Air Mancur di Mobil Viral Full Durasi, Warganet Diingatkan Waspada Phishing
viral video gilcan--
Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya potongan video seorang perempuan berkerudung krem yang disebut-sebut bernama Amalia Mutya. Video tersebut ramai dibagikan dengan judul sensasional “air mancur di dalam mobil”.
Dalam potongan yang beredar, perempuan itu terlihat berada di dalam mobil bersama seorang pria. Tak lama kemudian muncul semburan air dari arah bangku kemudi yang memicu beragam spekulasi warganet.
Potongan Video Picu Spekulasi
Asal-usul video tersebut belum dapat dipastikan. Namun, potongan singkat itu telanjur menyebar luas di berbagai platform seperti Instagram dan TikTok.
Sejumlah pengguna media sosial mengaitkan perempuan dalam video dengan seorang kreator TikTok karena kesamaan nama. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi terkait identitas sosok yang ada di dalam rekaman tersebut.
Beberapa pihak bahkan menyebut bahwa perempuan yang dituduhkan itu berbeda dengan seleb TikTok yang namanya ikut terseret. Hingga kini, belum ada klarifikasi langsung dari pihak mana pun.
Imbauan Waspada Phishing
Di tengah viralnya video tersebut, masyarakat diingatkan untuk berhati-hati terhadap tautan yang beredar dengan narasi “Amalia Mutya dan air mancur”. Judul sensasional kerap digunakan untuk memancing rasa penasaran pengguna internet.
Tautan semacam itu berpotensi mengarah pada praktik phishing atau penipuan digital. Modus ini biasanya memancing korban agar mengklik link tertentu yang dapat mencuri data pribadi.
Phishing dilakukan dengan menyamar sebagai pihak tepercaya, seperti lembaga keuangan, marketplace, atau platform media sosial. Pelaku berupaya memperoleh informasi sensitif seperti kata sandi, PIN, nomor rekening, hingga data kartu kredit.
Saat pengguna mengakses situs palsu, mereka bisa diarahkan untuk mengisi data tertentu tanpa menyadari risiko yang mengintai.
Tips Menghindari Penipuan Digital
Pengguna media sosial disarankan untuk tidak mudah terpancing oleh konten yang bersifat provokatif, mendesak, atau tidak jelas sumbernya.
Periksa kembali alamat situs sebelum mengklik tautan, hindari membagikan informasi pribadi, serta aktifkan fitur keamanan tambahan seperti verifikasi dua langkah untuk melindungi akun.
Kewaspadaan menjadi langkah utama agar tidak menjadi korban kejahatan siber yang memanfaatkan isu viral di media sosial.