Khutbah Jumat 13 Februari 2026 tentang Empat Perkara yang Dipertanggungjawabkan di Akhirat
masjid-pixabay-
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat iman, Islam, dan kesempatan sehingga kita dapat menunaikan Shalat Jumat dalam keadaan sehat. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Mari kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan adalah bekal terbaik saat kita menghadap Allah SWT kelak.
Pada kesempatan ini, khatib mengajak jamaah untuk merenungkan sabda Rasulullah SAW tentang empat perkara yang akan dimintai pertanggungjawaban pada hari kiamat.
Rasulullah SAW bersabda:
لَا تَزُوْلُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ جَسَدِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ فِيْهِ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ (رواه ابن حبان والترمذي)
Artinya: “Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang empat perkara: umurnya untuk apa dihabiskan, jasadnya untuk apa digunakan, ilmunya apa yang telah diamalkan, dan hartanya dari mana diperoleh serta untuk apa dibelanjakan.” (HR Ibnu Hibban dan Tirmidzi).
Pertanggungjawaban atas Umur
Umur adalah amanah yang sangat berharga. Sejak seseorang baligh, setiap ucapan dan perbuatannya tercatat dan akan dihisab.
Panjang usia bukan jaminan keselamatan. Yang menjadi ukuran adalah amal yang menyertainya. Rasulullah SAW pernah menjelaskan ketika ditanya siapa manusia terbaik, beliau menjawab:
مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ وَشَرُّ النَّاسِ مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ (رواه الترمذي)
Artinya: “Sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan baik amalnya. Dan seburuk-buruk manusia adalah yang panjang umurnya tetapi buruk amalnya.” (HR Tirmidzi).
Karena itu, waktu yang Allah berikan hendaknya diisi dengan ketaatan, bukan kelalaian.
Baca juga: Profil Vito Dery Alvi Silalahi PIC KOL Eiger yang Jadi Sorotan Usai Diduga Rendahkan Konten Kreator