1. Buat Akun KIP Kuliah dan Lengkapi Data Ekonomi

Langkah awal harus dilakukan di portal KIP Kuliah. Peserta perlu memastikan seluruh data identitas dan ekonomi keluarga terisi lengkap sebelum mengaitkan ke SNBP.

  1. Akses laman kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id.
  2. Masukkan NIK, NISN, NPSN, serta email aktif.
  3. Tunggu validasi otomatis ke basis data Dapodik Kemendikdasmen.
  4. Jika valid, nomor pendaftaran dan kode akses dikirim ke email.
  5. Login dan lengkapi data ekonomi keluarga serta unggah dokumen pendukung sesuai ketentuan ukuran dan format.

Kelayakan ekonomi mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam panduan resmi, antara lain kepemilikan KIP, terdata pada DTSEN maksimum desil 4, atau pendapatan kotor gabungan orang tua atau wali di bawah Rp4.000.000 per bulan. Ketentuan ini dapat berubah mengikuti kebijakan terbaru.

2. Daftarkan Seleksi SNBP di Dashboard KIP Kuliah

Setelah data lengkap, peserta perlu mengirim status kepesertaan ke sistem SNPMB melalui menu seleksi. Tahap ini menjadi penghubung utama agar status KIP Kuliah terbaca di portal SNBP.

  1. Login ke akun KIP Kuliah.
  2. Buka menu “Seleksi”.
  3. Klik “Daftarkan Seleksi” pada pilihan SNBP 2026.
  4. Setelah diklik, sistem mengirim data secara otomatis ke database SNPMB.

Proses sinkronisasi tidak selalu instan. Waktu pemrosesan maksimal 1×24 jam, dan pada periode ramai bisa terasa lebih lama.

3. Tunggu Status Tersinkronisasi sebelum Masuk Portal SNBP

Peserta disarankan menunggu hingga indikator sinkronisasi di dashboard KIP Kuliah menunjukkan status “Sudah Sinkron” atau “Tersinkronisasi”. Dokumentasikan setiap tahap yang sudah berhasil, misalnya dengan menyimpan tangkapan layar sebagai arsip.

4. Baru Finalisasi SNBP Setelah Status KIP Kuliah Terbaca

Jika sinkronisasi sudah selesai, peserta dapat melanjutkan pendaftaran di portal SNPMB. Pastikan status KIP Kuliah sudah muncul sebelum menekan “Simpan Permanen”.