Akhir Desember 2025 menjadi momen istimewa bagi penggemar drama China, khususnya pencinta karya Hou Minghao. Aktor yang namanya kian dikenal usai membintangi Love in The Clouds ini hadir lewat dua judul berbeda yang tayang dalam waktu bersamaan, yakni Glory dan The Unclouded Soul.

Kedua drama tersebut menawarkan cerita dengan latar dan genre yang kontras. Satu mengusung intrik politik dan romansa kerajaan, sementara yang lain membawa kisah fantasi dunia dewa dan siluman.

Glory: Intrik Kekuasaan dan Romansa Tak Terduga

Drama Glory menampilkan Hou Minghao sebagai Lu Jiang Lai, seorang hakim muda berbakat yang hidupnya hancur setelah dijebak sebagai pelaku pembunuhan sang istri. Dalam pelariannya, ia mengalami luka serius hingga kehilangan ingatan.

Nasib mempertemukannya dengan Rong Shan Bao, putri Raja Teh yang dikenal cerdas dan penuh perhitungan. Karena dendam lama terhadap keluarga Jiang Lai, Shan Bao menyembunyikan identitasnya dan mempekerjakannya sebagai penjaga kandang kuda.

Situasi semakin rumit ketika Lu Jiang Lai terseret dalam konflik internal keluarga Rong yang tengah mencari pasangan hidup bagi Shan Bao. Di balik hubungan penuh kepentingan itu, muncul dinamika emosional yang perlahan mengubah keduanya.

Glory menarik perhatian karena menghadirkan sistem kerajaan matriarkal, di mana perempuan memegang peran dominan dalam kekuasaan. Intrik politik, permainan strategi, serta visual kostum yang kuat menjadi daya tarik utama drama ini.

The Unclouded Soul: Fantasi Xianxia Dunia Dewa dan Iblis

Sementara itu, The Unclouded Soul membawa Hou Minghao ke genre xianxia. Ia memerankan Hong Ye, Raja Sepuluh Ribu Iblis yang terlahir kembali dengan misi melindungi Lembah Sepuluh Ribu Iblis.