Konsumsi Daging Disebut Tingkatkan Peluang Umur Panjang pada Lansia

Konsumsi Daging Disebut Tingkatkan Peluang Umur Panjang pada Lansia

Daging--

Dalam konteks ini, asupan protein dan nutrisi esensial dinilai sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh. Daging menjadi salah satu sumber protein berkualitas yang relatif mudah diserap oleh tubuh lansia.

Menariknya, hubungan antara diet tanpa daging dan rendahnya peluang hidup hingga 100 tahun hanya ditemukan pada lansia dengan berat badan kurang. Pada kelompok dengan berat badan normal, perbedaan tersebut tidak terlihat signifikan.



Selain itu, lansia yang tidak mengonsumsi daging tetapi masih mengonsumsi ikan, telur, atau produk susu tidak mengalami penurunan peluang hidup panjang. Kelompok ini tetap memperoleh protein, vitamin B12, kalsium, dan vitamin D dalam jumlah memadai.

Peneliti menyimpulkan bahwa konsumsi makanan hewani secara moderat dapat membantu mencegah kekurangan gizi serta mempertahankan massa otot pada usia sangat lanjut.

Mereka juga menekankan bahwa pola makan berbasis nabati tetap aman dan menyehatkan jika dirancang dengan perencanaan nutrisi yang tepat sesuai kebutuhan usia.


Para ahli menilai tidak ada satu pola makan yang berlaku universal untuk semua kelompok umur. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan gizi berubah, sehingga strategi diet yang efektif di usia muda perlu disesuaikan ketika memasuki usia lanjut.

Sumber:

l3

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya