10 Daftar Pemain dan Sinopsis Drama Korea Bloody Flower Menyajikan Dilema Medis dan Hukuman Mati Tayang 4 Februari 2026 di Disney+ Hotstar

10 Daftar Pemain dan Sinopsis Drama Korea Bloody Flower Menyajikan Dilema Medis dan Hukuman Mati Tayang 4 Februari 2026 di Disney+ Hotstar

Bloody-Instagram-

Drama Korea Bloody Flower membuka cerita dengan penangkapan seorang pria yang diduga terlibat kasus penculikan terhadap dua penyandang disabilitas. Penyelidikan polisi justru mengungkap kejahatan yang jauh lebih besar, yakni kematian 223 warga sipil akibat percobaan medis ilegal.

Tersangka bernama Lee U Gyeom, seorang mantan mahasiswa kedokteran yang memutuskan keluar dari bangku kuliah. Ia mengklaim memiliki kemampuan dan teknologi untuk menyembuhkan seluruh penyakit manusia, termasuk penyakit mematikan yang belum dapat diatasi dunia medis modern.



Dalam pemeriksaan, Lee U Gyeom menyebut teknologi medis ciptaannya mampu memberikan kesembuhan total. Kesaksian dari sejumlah pasien yang pernah menjalani perawatan turut menguatkan pengakuannya, sehingga kasus ini menjadi sorotan besar.

Lee U Gyeom kemudian menyatakan kesediaannya membuka seluruh temuannya demi kepentingan umat manusia. Namun, ia mengajukan syarat tidak dimintai pertanggungjawaban atas ratusan eksperimen manusia yang telah dilakukan.

Ia bahkan mengancam akan mengakhiri hidupnya apabila tetap dijatuhi hukuman. Ancaman ini menimbulkan dilema besar karena seluruh teknologi medis tersebut hanya tersimpan dalam ingatannya.

Konflik Hukum dan Kepentingan Pribadi


Situasi semakin rumit ketika pengacara Park Han Jun terlibat langsung dalam kasus tersebut. Ia berupaya menyelamatkan Lee U Gyeom karena berharap teknologi medis itu dapat menyelamatkan putrinya yang menderita tumor otak.

Di sisi lain, jaksa Cha Yi Yeon bersikukuh menuntut hukuman mati. Ia menilai kejahatan yang dilakukan Lee U Gyeom tidak dapat ditoleransi, terlepas dari potensi manfaat medis yang dijanjikan.

Pertarungan antara keadilan, etika medis, dan harapan hidup menjadi inti konflik Bloody Flower, dengan masing-masing tokoh membawa kepentingan dan keyakinannya sendiri.

Baca juga: Kiswah Kabah Terkirim ke Amerika Serikat Terungkap dalam Email Jeffrey Epstein

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya