Pasar Saham Berfluktuasi di Tengah Isu OJK dan BEI, Saham Pilihan Mulai Diburu Investor

Pasar Saham Berfluktuasi di Tengah Isu OJK dan BEI, Saham Pilihan Mulai Diburu Investor

saham-pixabay-

Perdagangan saham Indonesia memasuki awal pekan dengan nuansa kehati-hatian setelah mencuatnya isu pengunduran diri pimpinan OJK dan BEI. Sentimen tersebut sempat menekan psikologis pasar, meski secara struktural sistem bursa dinilai tetap berada dalam kondisi stabil.

Menatap perdagangan Senin, 2 Februari 2026, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan cenderung konsolidatif. Sejumlah analis memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran 8.150 hingga 8.400 dengan volatilitas yang masih cukup terasa.



Penguatan indeks pada penutupan akhir pekan lalu memberi ruang optimisme jangka pendek. IHSG tercatat naik sekitar 1,18 persen dan berakhir di level 8.329, membuka peluang rebound lanjutan meski risiko koreksi teknikal belum sepenuhnya hilang.

Stabilitas Pasar Dinilai Tetap Terjaga

Dari sisi makro, stabilitas pasar keuangan disebut masih berada dalam jalur yang aman. Berdasarkan penjelasan dari Kementerian Keuangan, fondasi pasar modal nasional dinilai cukup kuat menghadapi dinamika isu, didukung respons cepat otoritas dalam meredam kekhawatiran investor.

Upaya stabilisasi tersebut juga mencakup pengelolaan persepsi pasar global, termasuk evaluasi berkala terhadap posisi Indonesia dalam indeks internasional seperti MSCI.

Rebalancing Indeks Jadi Katalis Jangka Pendek


Perhatian pelaku pasar turut mengarah pada momentum rebalancing indeks yang efektif mulai 2 Februari 2026. Penyesuaian komposisi pada indeks LQ45, IDX30, dan IDX80 berpotensi memicu pergerakan dana pasif ke saham-saham tertentu.

  • BUMI dan EMTK diproyeksikan mendapat dorongan sentimen setelah masuk ke dalam IDX30.
  • BREN disebut menggantikan ACES dalam indeks LQ45, membuka peluang peningkatan permintaan institusional.

Aliran dana berbasis indeks ini kerap menjadi katalis jangka pendek bagi pergerakan harga saham, terutama pada saham dengan likuiditas yang memadai.

Sektor Perbankan Masih Jadi Tumpuan

Saham perbankan berkapitalisasi besar tetap menjadi fokus investor. BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI dinilai memiliki ruang melanjutkan penguatan setelah mencatat performa positif pada pekan sebelumnya.

Ketahanan fundamental sektor keuangan, ditopang kualitas aset dan permodalan yang solid, menjadi alasan utama sektor ini tetap diminati di tengah ketidakpastian pasar.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya