Di Tengah Polemik Ressa Rizky Rossano, Caren Delano Ungkap Momen Peluk Denada yang Menangis di Studio

Di Tengah Polemik Ressa Rizky Rossano, Caren Delano Ungkap Momen Peluk Denada yang Menangis di Studio

Denada--

Nama Denada kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya polemik hukum dengan Ressa Rizky Rossano. Di tengah sorotan tersebut, sebuah momen emosional Denada di studio Dangdut Academy kembali viral dan memicu beragam reaksi.

Cuplikan itu memperlihatkan Denada mendadak menangis saat berada di atas panggung bersama para komentator. Peristiwa tersebut terjadi tanpa persiapan dan terekam secara spontan dalam suasana siaran.



Video momen haru itu kembali beredar luas setelah diunggah ulang pada 30 Januari 2026 melalui kanal resmi program hiburan tersebut.

Polemik Hukum yang Membayangi

Pada Januari 2026, Denada menjadi sorotan setelah Ressa Rizky Rossano mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Banyuwangi. Gugatan itu berkaitan dengan dugaan penelantaran anak dan tuntutan ganti rugi senilai Rp7 miliar.

Proses mediasi yang digelar sebanyak tiga kali diketahui tidak menghasilkan kesepakatan hingga akhirnya dinyatakan gagal. Dengan demikian, perkara tersebut berlanjut ke tahap pokok persidangan.


Situasi semakin ramai dibicarakan setelah Ressa Rizky Rossano menyampaikan pengakuannya dalam sebuah podcast pada akhir Januari 2026. Ia mengungkap perasaan terluka dan merasa diabaikan, yang kemudian memicu diskusi luas di ruang publik.

Reaksi Spontan Caren Delano

Di tengah tekanan tersebut, Denada yang aktif sebagai komentator acara musik dangdut tiba-tiba tak mampu menahan emosi. Tangis Denada membuat suasana studio seketika hening.

Melihat hal itu, Caren Delano langsung menghampiri dan memeluk Denada. Ia menegaskan bahwa momen tersebut sama sekali tidak direncanakan dan tidak tercantum dalam alur acara.

Caren menyebut reaksi itu lahir secara spontan sebagai bentuk empati. Ia mengaku terkejut karena kejadian tersebut berlangsung tiba-tiba di hadapan seluruh kru dan penonton.

Sikap sebagai Sahabat

Menurut Caren Delano, pelukan tersebut merupakan ungkapan perhatian tulus antar rekan kerja yang telah lama bersama dalam satu program. Ia menilai hubungan mereka di studio telah terbangun layaknya keluarga.

Caren juga menegaskan tidak ingin mencampuri urusan pribadi Denada, termasuk perkara hukum yang sedang berjalan. Ia memilih menjaga batas sebagai sahabat tanpa memaksa Denada untuk berbagi cerita.

Ia mengaku hanya sebatas menanyakan kabar dan memberikan doa. Caren menilai dukungan moral jauh lebih penting dibanding rasa ingin tahu berlebihan.

Harapan untuk Publik

Di hadapan awak media, Caren Delano menegaskan dirinya tidak berpihak kepada siapa pun dalam polemik tersebut. Ia menilai proses hukum seharusnya dibiarkan berjalan sesuai aturan.

Namun, sebagai sahabat dekat, Caren menggambarkan Denada sebagai pribadi yang bertanggung jawab dan memiliki kepedulian tinggi terhadap keluarga.

Ia berharap masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan dan memberikan ruang bagi proses hukum untuk menemukan kejelasan.

Momen pelukan di studio pun akhirnya dipahami sebagai simbol empati di tengah tekanan berat yang sedang dihadapi Denada.

Sumber:

l3

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya