Al Habib Umar bin Hamid Al Jailani Sakit Apa? Benarkah Akibat Serangan Jantung di Pesawat, Berikut Kronologi Kematian Ulama Besar

Al Habib Umar bin Hamid Al Jailani Sakit Apa? Benarkah Akibat Serangan Jantung di Pesawat, Berikut Kronologi Kematian Ulama Besar

Umar-Instagram-

Al Habib Umar bin Hamid Al Jailani Sakit Apa? Benarkah Akibat Serangan Jantung di Pesawat, Berikut Kronologi Kematian Ulama Besar
KABAR DUKA! Ulama Makkah Al Habib Umar bin Hamid Al Jailani Meninggal Dunia dalam Penerbangan ke Surabaya pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kabar duka menyelimuti umat Islam. Ulama besar asal Hadramaut, Yaman, Al Habib Umar bin Hamid bin Abdul Hadi Al Jailani wafat pada Jumat, 23 Januari 2026.

Al Habib Umar menghembuskan napas terakhir saat berada di dalam pesawat dalam perjalanan dari Oman menuju Indonesia. Almarhum dijadwalkan tiba di Surabaya untuk menghadiri rangkaian Haul KH Asrori Al Ishaki di Pesantren Al Fithroh, Kedinding.



Agenda haul tersebut direncanakan berlangsung pada malam 24 Januari 2025 dan dilanjutkan pada pagi hari, 25 Januari 2025. Kehadiran Habib Umar selama ini menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.

Ucapan belasungkawa segera menyebar dari berbagai kalangan. Salah satu pernyataan duka disampaikan oleh Pengurus dan Jamaah Al Khidmah Kota Malang yang menyampaikan doa serta penghormatan atas wafatnya ulama panutan tersebut.

Mufti Syafiiyah di Makkah
Almarhum dikenal luas sebagai Mufti Syafiiyah di Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi. Kiprahnya menjadikan beliau sebagai rujukan keilmuan umat Islam di berbagai negara, termasuk Indonesia.


Kepergian Habib Umar menimbulkan duka mendalam di kalangan jamaah, santri, dan para pencinta ulama yang selama ini mengikuti majelis dan nasihat-nasihatnya.

Jejak Keilmuan Sejak Hadramaut
Berdasarkan keterangan yang beredar, Habib Umar lahir pada 1950 di Lembah Dhauan, Hadramaut, Yaman. Ia merupakan keturunan langsung Syekh Abdul Qadir Al Jailani.

Pendidikan agama ditempuh sejak usia dini. Pada usia tujuh tahun, beliau mulai mempelajari Al-Qur’an dan dasar-dasar ilmu agama di bawah bimbingan ayahnya, Al Allamah Al Habib Hamid bin Abdul Hadi Al Jailani.

Didikan sang ayah menjadi pijakan awal sebelum Habib Umar memperdalam kajian syariat dan menghafal sejumlah matan ilmu. Setelah itu, ia menimba ilmu kepada para ulama besar di Hadramaut.

Rihlah Ilmiah ke Tanah Suci
Untuk memantapkan keilmuannya, Habib Umar melanjutkan rihlah ilmiah ke Makkah Al Mukarramah. Di kota suci tersebut, ia berguru kepada sejumlah masyaikh terkemuka.

Al Allamah As Sayyid Alawi Al Maliki
Al Allamah Asy Syaikh Hasan Masyad
Al Allamah Asy Syaikh Abdullah Daum
Dari para guru inilah, kedalaman ilmu dan keteguhan manhaj Ahlussunnah wal Jamaah Habib Umar semakin terbentuk.

Dakwah dan Kedekatan dengan Indonesia
Selain membuka majelis ilmu di kediamannya di Distrik Subhaniyah, sekitar lima kilometer dari Masjidil Haram, Habib Umar juga aktif mengajar di berbagai majelis di Kota Makkah.

Aktivitas dakwahnya menjangkau banyak negara. Di Indonesia, beliau dikenal memiliki kedekatan khusus dengan jamaah Al Khidmah dan kerap hadir dalam kegiatan keagamaan, termasuk haul di Pesantren Al Fithroh Surabaya.

Baca juga: Tawarkan Pengalaman Flagship di Kelas Mid-Range Premium! Inilah OPPO Reno 15 Pro Max 5G

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya