Apa Alasan Prilly Latuconsina Tinggalkan Sinemaku Pictures? Benarkah Persiapan Menikah?
Prilly-Instagram-
“Aku ingin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kerja sama selama ini kepada Umay Shahab dan Ibu Yahni Dhamayanti,” tulisnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh tim Sinemaku Pictures atas dedikasi yang telah diberikan, serta kepada penonton yang setia mendukung karya-karya rumah produksi tersebut.
Prilly kemudian mengungkap alasan di balik langkah mundur tersebut.
Ia menyebut adanya kebutuhan untuk memiliki ruang baru yang memungkinkan dirinya memegang kendali penuh atas visi dan arah kreatif yang ingin dibangun ke depan.
“Keputusan ini lahir dari kebutuhan untuk memiliki ruang di mana aku dapat memikul tanggung jawab sepenuhnya atas visi dan suara kreatif yang ingin aku bangun,” tulis Prilly.
Penjelasan tersebut menegaskan bahwa pengunduran diri ini tidak berkaitan dengan konflik, melainkan dorongan personal untuk berkembang secara kreatif dan profesional.
Meski telah resmi meninggalkan Sinemaku Pictures, Prilly memastikan langkah tersebut bukan penanda akhir perjalanannya di industri film.
Ia berkomitmen untuk terus berkarya dan mencari ruang yang lebih selaras dengan nilai serta kondisi yang ia yakini saat ini.
Di bagian akhir pernyataannya, Prilly menegaskan tekad untuk tetap berkontribusi bagi dunia perfilman Indonesia.
“Aku akan terus berkarya, melanjutkan cerita-cerita yang ingin aku perjuangkan, di ruang dan cara baru yang lebih baik. Sebagai bentuk kontribusi, kepada industri yang telah membesarkanku,” tutupnya.
Sebagai informasi, Sinemaku Pictures didirikan oleh Prilly Latuconsina bersama Umay Shahab pada 15 Oktober 2019.
Rumah produksi tersebut mulai menggarap proyek perdananya pada 2020 dan merilis film Kukira Kau Rumah yang tayang pada Februari 2022.
Sejumlah film lain yang diproduksi Sinemaku Pictures kemudian mendapat perhatian luas, seperti Ketika Berhenti di Sini, Perayaan Mati Rasa, dan Bolehkah Sekali Saja Kumenangis.
Keputusan Prilly Latuconsina untuk mundur pun menjadi babak baru, baik bagi dirinya secara personal maupun bagi perjalanan Sinemaku Pictures ke depan.