Panduan Kesiapsiagaan Tujuh Hari Tanpa Listrik Tekankan Kemandirian Keluarga

Panduan Kesiapsiagaan Tujuh Hari Tanpa Listrik Tekankan Kemandirian Keluarga

listrik-pixabay-

Pemadaman listrik berskala besar dapat terjadi sewaktu-waktu dan berpotensi melumpuhkan aktivitas masyarakat dalam waktu singkat. Kondisi tersebut menuntut kesiapan warga agar tidak terjebak dalam kepanikan saat akses terhadap layanan dasar terganggu.

Mantan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun, menegaskan bahwa kesiapsiagaan mandiri merupakan fondasi penting dalam menghadapi situasi darurat. Ia menilai ketahanan nasional berawal dari kesiapan individu dan keluarga.



Menurutnya, setiap rumah tangga idealnya sudah memiliki rencana darurat sebelum bantuan eksternal dapat menjangkau wilayah terdampak secara menyeluruh. Masa awal krisis menjadi periode paling menentukan dalam menjaga keselamatan.

Tujuh Hari Pertama Masa Krisis

Dharma Pongrekun menjelaskan bahwa tujuh hari pertama setelah gangguan besar, termasuk pemadaman listrik berkepanjangan, merupakan fase paling rawan. Pada periode ini, layanan publik berpotensi tidak berjalan normal akibat bencana alam, gangguan keamanan, atau krisis energi.

Untuk itu, ia menyarankan setiap keluarga menyiapkan panic kit yang mampu menopang kebutuhan dasar selama satu minggu penuh. Perlengkapan ini disusun untuk memastikan kelangsungan hidup tanpa ketergantungan langsung pada listrik.


Baca juga: Woo Chang Soo Sakit Apa? Benarkah Bunuh Diri? Berikut Kronologi Tewasnya Aktor Korsel di Usia 51 Tahun

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya