Korban Ungkap Awal Gabung Grup Discord Timothy Ronald, Klaim Rugi Rp50 Juta dari Janji Konsultasi Kripto
Timothy-Instagram-
Ia menyebut grup tersebut memiliki jumlah anggota yang sangat besar, mencapai ratusan ribu peserta.
Namun, Younger mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah anggota yang berstatus berbayar di dalam grup tersebut.
Dalam kesaksiannya, Younger menyebut pernah mengeluarkan dana hingga sekitar Rp50 juta.
Pembayaran tersebut dilakukan secara bertahap sejak tahun 2024.
Ia mengatakan, biaya awal yang dibayarkan sebesar Rp9 juta.
Setelah itu, Younger memutuskan untuk meningkatkan keanggotaan dengan status akses seumur hidup.
Untuk peningkatan akses tersebut, ia mengaku menambah pembayaran sekitar Rp40 juta.
Sementara itu, Said menjelaskan mekanisme keanggotaan yang diterapkan dalam komunitas tersebut.
Salah satu skema yang ditawarkan bernama The Students, yang memberikan akses ke grup selama satu tahun.
Said menyebut biaya keanggotaan tersebut mengalami kenaikan setiap tahun.
Saat Younger bergabung, biaya masih berada di angka Rp9 juta.
Namun, ketika Said masuk, biaya yang harus dibayarkan meningkat menjadi Rp14 juta.
Younger mengaku mulai merasa dirugikan ketika janji yang disampaikan tidak terealisasi.
Ia mengatakan, akses seumur hidup yang ditawarkan disebut mencakup kesempatan bertemu langsung dengan Timothy Ronald.
Selain itu, akses tersebut juga diklaim memungkinkan peserta melakukan konsultasi langsung.
Untuk fasilitas tersebut, Younger menyebut harus menambah dana sekitar Rp39 juta.
Denny Sumargo kemudian menegaskan kembali total kerugian yang dialami kedua korban.
Dalam dialog tersebut, Younger dan Said mengonfirmasi bahwa masing-masing mengalami kerugian sekitar Rp50 juta.
Denny menilai, kerugian tersebut berangkat dari harapan korban untuk memperoleh pertemuan langsung dan konsultasi pribadi.
Younger membenarkan hal itu dan menyebut harapannya lebih kepada diskusi ketika mengalami kerugian dalam trading.
Namun, ia menegaskan bahwa fasilitas yang dijanjikan tidak pernah ia dapatkan.
Padahal, menurut Younger, ketentuan tersebut tercantum secara jelas dalam perjanjian yang disepakati.