7 Perusahaan Antre IPO di BEI, Mayoritas Beraset Besar pada 2026

7 Perusahaan Antre IPO di BEI, Mayoritas Beraset Besar pada 2026

saham-pixabay-

Sejumlah perusahaan masih berada dalam antrean pencatatan perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2026.

Hingga pertengahan Januari 2026, BEI mencatat terdapat tujuh perusahaan yang sedang menjalani proses untuk melantai di pasar saham. Sebagian besar dari perusahaan tersebut memiliki total aset di atas Rp250 miliar.



Dari sisi sektor, pipeline IPO mencakup beragam bidang usaha, mulai dari basic materials, consumer cyclicals, energi, keuangan, kesehatan, industri, teknologi, hingga transportasi dan logistik.

Sektor keuangan tercatat menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam antrean IPO, disusul sektor energi dan sektor berbasis konsumen.

Selain saham, aktivitas penerbitan surat utang juga terus berjalan. Hingga saat ini, telah diterbitkan sembilan emisi obligasi dari tujuh penerbit dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp5,85 triliun.


Penerbitan obligasi tersebut didominasi oleh sektor energi, kemudian diikuti oleh sektor industri dan infrastruktur.

Adapun pipeline obligasi masih mencatat sepuluh emisi dari lima penerbit yang belum terealisasi.

Di sisi lain, aksi korporasi melalui rights issue mulai menunjukkan pergerakan. Hingga 15 Januari 2026, tercatat tiga perusahaan telah menerbitkan rights issue dengan nilai total mencapai Rp2,9 triliun.

Seluruh rights issue yang telah direalisasikan berasal dari sektor properti dan real estate.

Selain itu, masih terdapat satu perusahaan lain yang berada dalam pipeline rights issue BEI, juga dari sektor properti dan real estate, menunjukkan sektor ini masih aktif memperkuat permodalan melalui pasar saham.

Untuk tahun 2026, BEI menargetkan rata-rata nilai transaksi harian sebesar Rp15 triliun.

Dari sisi pencatatan, BEI membidik total 555 pencatatan efek sepanjang 2026, termasuk 50 pencatatan saham baru.

BEI juga terus mengoptimalkan berbagai kanal distribusi informasi guna mendorong pertumbuhan jumlah investor pasar modal, dengan target penambahan dua juta investor baru sepanjang tahun ini.

Baca juga: Rieke Diah Pitaloka Soroti Kasus Child Grooming Aurelie Moeremans, Tegaskan Ancaman Hukum Berlapis

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya