Piche Kota, Finalis Indonesian Idol 2025, Terseret Dugaan Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Belu, NTT: Polisi Dalami Peran Penyanyi Muda Asal Atambua

Piche Kota, Finalis Indonesian Idol 2025, Terseret Dugaan Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Belu, NTT: Polisi Dalami Peran Penyanyi Muda Asal Atambua

Piche-Instagram-

Piche Kota, Finalis Indonesian Idol 2025, Terseret Dugaan Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Belu, NTT: Polisi Dalami Peran Penyanyi Muda Asal Atambua

Dunia hiburan Tanah Air kembali diguncang kabar mengejutkan. Petrus Yohannes Debrito Armando Jaga Kota, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Piche Kota, finalis Top 6 Indonesian Idol Season XIII tahun 2025, kini terseret dalam dugaan kasus pemerkosaan terhadap seorang siswi SMA berinisial AC (16) di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kasus ini tidak hanya menggemparkan warga setempat, tetapi juga memicu gelombang reaksi luas di media sosial, terutama di akun Instagram pribadi sang penyanyi.



Kronologi Kejadian: Pesta Miras Berujung Tragedi di Hotel Atambua
Menurut keterangan resmi dari Kepolisian Resor (Polres) Belu, peristiwa yang diduga merupakan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur itu terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WITA. Lokasi kejadian berada di salah satu hotel di Kelurahan Tenukik, Kecamatan Kota Atambua, ibu kota Kabupaten Belu.

Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, menjelaskan bahwa awal mula kejadian bermula dari sebuah pesta minuman keras yang dihadiri oleh korban dan sejumlah orang, termasuk para terlapor. Saat korban dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh alkohol, ketiga pelaku—yang salah satunya disebut-sebut adalah Piche Kota—diduga melakukan tindakan asusila secara bergilir.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban dalam keadaan tidak sadar saat peristiwa itu terjadi,” ujar AKBP Astawa dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/1/2026).


Nama Piche Kota Disebut Publik, Polisi Masih Lakukan Pendalaman
Meski laporan polisi awal menyebutkan nama Roy Mali cs sebagai terlapor utama, identitas Piche Kota mulai mencuat setelah sejumlah saksi dan narasumber tak resmi menyebut keterlibatannya dalam insiden tersebut. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa keterlibatan penyanyi muda asal Atambua itu belum bisa dipastikan dan masih dalam tahap pendalaman.

“Informasi mengenai keterlibatan Piche Kota masih kami dalami melalui serangkaian tindakan penyelidikan yang sedang berlangsung,” tegas AKBP Astawa.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Rio Penggabean, menambahkan bahwa penyidik telah memeriksa korban dan sejumlah saksi untuk mengumpulkan bukti-bukti awal. “Kasus ini sudah masuk tahap penyelidikan. Kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya kepada detikBali, Kamis (15/1/2026).

Respons Publik: Desakan Klarifikasi Menggema di Media Sosial
Sejak kabar ini beredar luas, unggahan terbaru di akun Instagram resmi Piche Kota (@pichekota_) langsung dibanjiri komentar dari netizen. Banyak warganet mendesak sang penyanyi untuk segera memberikan klarifikasi demi melindungi reputasinya, terlebih mengingat statusnya sebagai figur publik dan finalis ajang pencarian bakat nasional.

“Klarifikasi dulu soal berita yang lagi beredar,” tulis akun @adri24****.

“Benar atau tidak, Piche harus klarifikasi. Kasihan kalau ternyata hoax,” sahut @anggaaaaa_rix.

Ada pula yang menyarankan agar Piche Kota mengambil langkah hukum jika informasi tersebut terbukti tidak benar. “Kalau berita itu hoax, Piche bisa lapor ke pihak berwajib karena sudah pencemaran nama baik. Ini udah terlalu besar untuk diam saja,” komentar akun abcd***.

Profil Piche Kota: Anak Atambua yang Menembus Panggung Nasional
Lahir di Atambua, 4 Februari 2002, Piche Kota dikenal sebagai penyanyi muda berbakat yang membawa warna baru dalam kancah musik pop Indonesia. Sebagai putra daerah NTT, ia tumbuh dalam keluarga Katolik yang sangat mendukung minat seninya. Bakat vokalnya diasah sejak kecil, terutama di bawah bimbingan sang ayah.

Sebelum mencoba peruntungannya di Indonesian Idol Season XIII, Piche aktif tampil di berbagai kafe dan acara lokal di wilayah Timor. Suara khasnya yang hangat namun penuh energi membuatnya cepat mencuri perhatian juri dan penonton. Meski memilih tidak melanjutkan kuliah usai lulus dari SMAN 1 Atambua, dedikasinya pada musik tak pernah surut.

Penampilannya di panggung Indonesian Idol membawanya menjadi salah satu finalis Top 6, sekaligus menjadi wakil pertama dari Kabupaten Belu yang menembus babak akhir kompetisi bergengsi tersebut.

Langkah Hukum Polres Belu: Profesional, Transparan, dan Berpihak pada Korban
Menanggapi sensitivitas kasus ini—terutama karena korban masih di bawah umur—Polres Belu menegaskan komitmennya untuk menangani perkara dengan prinsip profesionalisme, transparansi, dan keadilan. Seluruh prosedur hukum telah dijalankan, mulai dari penerimaan laporan, pemeriksaan medis terhadap korban, pemeriksaan saksi, hingga pengumpulan alat bukti digital dan fisik.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya