Menyambut Bulan Syaban dengan Doa, Amalan, dan Persiapan Spiritual Menuju Ramadan! Inilah Teks Khutbah Jumat 23 Januari 2026
puasa-pixabay-
Menahan hawa nafsu
Mengendalikan emosi
Meningkatkan kualitas shalat
Membersihkan hati dari dendam dan iri
Bagi yang belum menyelesaikan qadha puasa Ramadan sebelumnya, Syaban adalah kesempatan terakhir sebelum datangnya Ramadan baru. Menunda qadha tanpa udzur syar’i termasuk dosa yang perlu segera diperbaiki.
Ajakan untuk Umat: Jangan Lalai di Bulan Penuh Rahmat Ini
Dalam khutbahnya, khatib mengingatkan jamaah Jumat agar tidak termasuk golongan yang lalai di bulan Syaban. Banyak orang sibuk mempersiapkan logistik Ramadan—belanja baju, makanan, dan dekorasi—namun lupa mempersiapkan jiwa dan hati.
Padahal, Ramadan bukan sekadar ritual tahunan, tapi transformasi spiritual. Dan transformasi itu dimulai jauh sebelum 1 Ramadan—tepatnya, sejak awal Syaban.
Penutup: Doa dan Harapan Menuju Ramadan yang Lebih Baik
Khutbah ditutup dengan doa yang penuh harap:
"Barakallahu li walakum fil Qur’anil ‘Adhim, wa nafa’ani wa iyyakum bima fiihi min al-ayati wadz-dzikril hakim..."
"Semoga Allah memberkahi kita semua dengan Al-Qur’an yang agung, dan menjadikan kita termasuk hamba yang mengambil manfaat dari ayat-ayat dan nasihat bijak di dalamnya."
Mari kita isi bulan Syaban dengan amal saleh, taubat nasuha, dan persiapan ikhlas. Semoga Allah SWT menyampaikan kita semua ke bulan Ramadan 1447 H dalam keadaan sehat, iman yang kuat, dan hati yang bersih.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.