Tata Cahyani Siapa? Mengenal Sosok Eks Istri Tommy Soeharto yang Kembali Curi Perhatian Netizen di Pernikahan Putranya
Tata--
Tata Cahyani Siapa? Mengenal Sosok Eks Istri Tommy Soeharto yang Kembali Curi Perhatian Netizen di Pernikahan Putranya
Nama Tata Cahyani kembali menjadi buah bibir publik di awal tahun 2026. Sorotan terarah padanya setelah kemunculannya yang memesona dalam acara pernikahan putra sulungnya, Darma Mangkuluhur Hutomo, pada 11 Januari 2026. Penampilannya yang anggun dan penuh pesona berhasil mencuri perhatian tamu undangan maupun warganet di media sosial.
Mengenakan kebaya berwarna hijau segar dipadukan dengan sanggul Jawa klasik nan rapi, Tata Cahyani tampil bak tokoh bangsawan dari masa lalu—elegan, tenang, namun tetap relevan dengan nuansa modern. Tak hanya itu, momen kebersamaannya dengan mantan suaminya, Tommy Soeharto, juga menjadi sorotan utama. Meski telah bercerai sejak 2006, keduanya terlihat kompak dan harmonis saat mendampingi putra mereka di hari bahagia tersebut—menunjukkan kedewasaan dan kekompakan sebagai orang tua.
Kemunculan ini pun memicu gelombang rasa penasaran publik. Siapa sebenarnya Tata Cahyani? Apa latar belakang keluarganya? Bagaimana perjalanan hidup dan karier perempuan yang pernah menjadi bagian dari keluarga Soeharto ini?
Profil Lengkap Tata Cahyani: Dari Keluarga Ningrat hingga Menjadi Istri Anak Presiden
Tata Cahyani memiliki nama lengkap Raden Ayu Ardhia Pramesti Regita Cahyani Soerjosoebandoro—sebuah nama yang tak hanya indah didengar, tetapi juga sarat makna dan warisan budaya Jawa. Ia lahir di Jakarta pada 2 April 1975, dan berasal dari garis keturunan bangsawan Mangkunegaran, salah satu dinasti kerajaan Jawa yang masih eksis hingga kini.
Ayahnya, RM Bambang Soetjahjo Adji Soerjosoebandoro, adalah seorang tokoh ningrat yang aktif di dunia bisnis dan diplomatik. Sejak kecil, Tata dibesarkan dalam lingkungan yang menghargai adat, pendidikan, serta nilai-nilai luhur kebangsawanan Jawa—hal yang terlihat jelas dalam sikap dan penampilannya hingga kini.
Popularitas Tata Cahyani mulai menanjak ketika ia menikah dengan Hutomo Mandala Putra, atau yang lebih dikenal sebagai Tommy Soeharto, putra bungsu Presiden ke-2 RI, Soeharto. Pernikahan keduanya digelar secara megah pada 30 April 1997 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dengan mengusung konsep budaya Jawa yang kental.
Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai dua orang anak:
Darma Mangkuluhur Hutomo (lahir 1998)
Radhyana Gayanti Hutami (lahir 2000)
Namun, bahtera rumah tangga mereka tak berlangsung selamanya. Setelah hampir satu dekade bersama, Tata dan Tommy resmi bercerai pada 13 April 2006. Meski demikian, keduanya tetap menjaga hubungan baik demi kepentingan anak-anak mereka—dan hal inilah yang kembali terlihat jelas dalam momen pernikahan Darma Mangkuluhur.
Pendidikan Internasional dan Karier di Dunia Lanskap
Perjalanan hidup Tata Cahyani tidak hanya berputar di sekitar statusnya sebagai istri tokoh politik. Sejak usia dini, ia sudah menunjukkan ketertarikan pada dunia pendidikan dan seni. Pada usia lima tahun, ia ikut ayahnya yang ditugaskan bekerja di luar negeri, tepatnya di Singapura.
Di Negeri Singa itulah Tata menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengahnya. Pengalaman hidup di lingkungan multikultural membentuk wawasan globalnya sejak muda—membuatnya fasih berbahasa Inggris dan terbiasa berinteraksi lintas budaya.
Setelah lulus SMA, Tata melanjutkan studinya ke Australia. Ia memilih jurusan Landscaping (Arsitektur Lanskap) di University of New South Wales (UNSW), Sydney, dan berhasil meraih gelar sarjana. Minatnya pada desain taman dan ruang terbuka hijau bukan sekadar pilihan akademis, melainkan cerminan dari kepribadiannya yang tenang, estetis, dan dekat dengan alam.
Meski jarang tampil di media, Tata diketahui aktif dalam proyek-proyek sosial dan lingkungan, terutama yang berkaitan dengan pelestarian budaya Jawa dan penghijauan perkotaan. Ia juga kerap terlibat dalam kegiatan filantropi, meski enggan mengeksposnya ke publik.
Agama dan Nilai Spiritual dalam Kehidupannya
Tata Cahyani dikenal sebagai penganut Islam yang taat. Nilai-nilai keislaman dan kejawen tumbuh berdampingan dalam dirinya, menciptakan keseimbangan antara spiritualitas dan tradisi. Dalam berbagai kesempatan, ia kerap menekankan pentingnya kesabaran, kerendahan hati, dan tanggung jawab moral—prinsip yang tampaknya ia wariskan kepada kedua anaknya.
Meski sempat hidup dalam sorotan media karena pernikahannya dengan keluarga Soeharto, Tata memilih menjalani hidup yang jauh dari gemerlap dunia selebriti. Ia lebih nyaman berada di balik layar, fokus pada keluarga, pendidikan anak-anak, serta aktivitas sosial yang bermakna.