Apple Resmi Gandeng Google Gemini untuk Siri Generasi Baru, Siapkan Dana Rp15 Triliun per Tahun?
Apple mengganti salah satu warna dari series iPhone 16. -(Instagram.com)-
Apple Resmi Gandeng Google Gemini untuk Siri Generasi Baru, Siapkan Dana Rp15 Triliun per Tahun?
Dunia teknologi digemparkan oleh pengumuman kolaborasi tak terduga antara dua raksasa global: Apple dan Google. Pada Senin, 12 Januari 2026, Apple secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah memilih model kecerdasan buatan (AI) Gemini dari Google sebagai fondasi utama Siri generasi terbaru. Langkah ini bukan hanya menandai babak baru dalam evolusi asisten virtual, tetapi juga menjadi simbol transformasi besar dalam dinamika persaingan industri AI—dari rivalitas sengit menjadi kemitraan strategis yang saling menguntungkan.
Pengumuman tersebut dirilis melalui pernyataan bersama yang menegaskan komitmen kedua perusahaan untuk mendorong inovasi berbasis AI yang lebih cerdas, responsif, dan personal. Bagi banyak pengamat, keputusan Apple ini terasa mengejutkan, mengingat selama bertahun-tahun Apple dan Google dikenal sebagai pesaing ketat di berbagai sektor, mulai dari sistem operasi hingga layanan pencarian.
Kolaborasi Bersejarah di Tengah Persaingan Ketat
Kemitraan antara Apple dan Google kali ini disebut sebagai salah satu langkah paling signifikan dalam sejarah industri teknologi modern. Meski kerap bersaing, kedua perusahaan kini menyadari bahwa kolaborasi lintas ekosistem bisa membuka pintu bagi inovasi yang lebih cepat dan lebih relevan bagi pengguna akhir.
“Setelah melakukan evaluasi secara matang, kami menilai teknologi Google memberikan fondasi paling mumpuni untuk Apple Foundation Models,” demikian pernyataan resmi Apple kepada media. “Kami sangat antusias dengan pengalaman baru yang inovatif yang akan dibuka bagi para pengguna kami.”
Menurut laporan yang beredar, kesepakatan ini merupakan kemitraan multi-tahun yang telah dinegosiasikan sejak tahun 2024. Apple dikabarkan siap merogoh kocek hingga 1 miliar dolar AS per tahun—setara dengan sekitar Rp15 triliun—untuk mengakses teknologi canggih Google, termasuk versi khusus dari model AI Gemini.
Teknologi AI Terkuat di Dunia Kini Menjadi Otak Siri
Versi Gemini yang akan digunakan Apple bukanlah model biasa. Disebut-sebut, Apple akan mengintegrasikan varian Gemini dengan 1,2 triliun parameter, menjadikannya hampir delapan kali lebih besar dibanding infrastruktur cloud AI Apple saat ini yang hanya berbasis 150 miliar parameter.
Perbedaan skala ini bukan sekadar angka—melainkan representasi nyata dari lompatan kemampuan pemrosesan bahasa alami, pemahaman konteks, dan kemampuan inferensi logis. Dengan ukuran model sebesar itu, Siri generasi baru tidak lagi hanya menjawab pertanyaan sederhana seperti “Apa cuaca hari ini?” atau “Mainkan lagu favoritku.” Ia akan mampu memahami maksud di balik permintaan pengguna, menghubungkan informasi dari berbagai sumber, dan bahkan mengambil tindakan proaktif.
Yang lebih menarik, integrasi ini tidak dilakukan di lapisan aplikasi biasa. Gemini akan dibangun langsung ke dalam sistem operasi iOS sebagai proses native, memungkinkan akses real-time ke data dan konteks pengguna tanpa harus bergantung pada pencarian web konvensional.
Fitur-Fitur Revolusioner yang Akan Mengubah Cara Kita Berinteraksi dengan iPhone
Salah satu fitur andalan dari Siri baru adalah on-screen awareness—kemampuan untuk memahami apa yang sedang ditampilkan di layar pengguna. Misalnya, jika Anda sedang membaca email tentang tiket pesawat, Siri bisa langsung menyarankan untuk menambahkan jadwal penerbangan ke kalender atau mengingatkan Anda untuk menyiapkan paspor.
Selain itu, Siri juga akan memiliki memori kontekstual personal. Artinya, ia bisa mengingat preferensi, riwayat percakapan, dan bahkan hubungan antar kontak. Jika Anda sering mengatur pertemuan keluarga melalui Messages, Siri bisa otomatis menyarankan waktu terbaik berdasarkan agenda semua anggota keluarga.
Fitur lain yang tak kalah revolusioner adalah agentic workflows—kemampuan Siri untuk menyelesaikan tugas kompleks yang melibatkan beberapa aplikasi sekaligus. Contohnya:
“Cari email dari maskapai tentang penerbangan ke Bali minggu depan, lalu buatkan pengingat tiga hari sebelumnya untuk cek paspor dan isi tas.”
Tugas semacam ini sebelumnya membutuhkan intervensi manual dari pengguna. Namun dengan AI berbasis Gemini, Siri bisa menjalankannya secara otomatis, mulai dari membaca email, mengekstrak informasi penting, hingga membuat entri di Calendar.
Penundaan Lama, Akhirnya Ada Jawaban
Langkah ini juga menjadi jawaban atas penundaan panjang yang sempat membuat frustrasi penggemar Apple. Awalnya, Apple berencana meluncurkan Siri berbasis AI penuh pada 2025, namun pada pertengahan tahun lalu, perusahaan mengakui bahwa proses pengembangan “taking longer than we anticipated” (lebih lama dari yang kami perkirakan).
Sejumlah sumber internal mengungkapkan bahwa Apple sempat mengevaluasi berbagai penyedia model AI, termasuk OpenAI (pembuat ChatGPT) dan Anthropic (pengembang Claude). Namun, setelah serangkaian uji coba internal, Google dinilai menawarkan kombinasi terbaik antara kemampuan teknis, skalabilitas infrastruktur, dan fleksibilitas finansial.
Peluncuran Siri Baru Ditargetkan Maret–April 2026
Siri generasi terbaru yang didukung Gemini diperkirakan akan debut melalui iOS 26.4, dengan rilis penuh dijadwalkan pada Maret atau April 2026. Pengguna iPhone, iPad, dan Mac yang menjalankan sistem operasi terbaru akan menjadi yang pertama merasakan manfaat dari asisten virtual yang jauh lebih cerdas dan intuitif.
Apple juga dikabarkan sedang mengembangkan versi offline dari model ini, sehingga beberapa fungsi dasar tetap bisa diakses meski tanpa koneksi internet—sebuah langkah penting untuk menjaga privasi dan keandalan.