Profil Tampang Kak Seto Mulyadi Mantan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak yang Dituduh Abai terhadap Kasus Child Grooming Aurelie Moeremans: Umur, Agama dan IG
Kak seto-Instagram-
Aurelie Moeremans dan Kekuatan Narasi Personal
Sementara itu, keberanian Aurelie Moeremans menuliskan pengalamannya dalam bentuk buku layak diapresiasi. Di tengah stigma yang masih kuat terhadap korban kekerasan seksual—apalagi yang terjadi sejak masa kanak-kanak—langkahnya menjadi bentuk perlawanan sekaligus terapi kolektif bagi banyak korban lain yang masih terbungkam.
Buku Broken Strings tidak hanya menjadi catatan pribadi, tetapi juga alat edukasi publik tentang bahaya child grooming, manipulasi emosional, dan pentingnya dukungan sistemik bagi korban.
Penutup: Saatnya Bangun Solidaritas, Bukan Konflik
Kasus ini mengingatkan kita semua bahwa isu kekerasan terhadap anak bukan urusan satu orang atau satu lembaga saja. Ini adalah tanggung jawab bersama—keluarga, sekolah, pemerintah, media, hingga masyarakat sipil.
Alih-alih saling menyerang, momen ini seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan literasi perlindungan anak, dan memastikan bahwa setiap laporan—sekecil apa pun—ditangani dengan serius, penuh empati, dan profesionalisme.
Sebagaimana pesan Kak Seto: “Mari berdamai dengan masa lalu, dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia.”