Nestlé Tarik Puluhan Jenis Susu Formula Bayi di 49 Negara: Waspadai Toksin Cereulide yang Tahan Panas

Nestlé Tarik Puluhan Jenis Susu Formula Bayi di 49 Negara: Waspadai Toksin Cereulide yang Tahan Panas

susu-pixabay-

Nestlé Tarik Puluhan Jenis Susu Formula Bayi di 49 Negara: Waspadai Toksin Cereulide yang Tahan Panas
Raksasa makanan dan minuman global asal Swiss, Nestlé, mengumumkan penarikan besar-besaran terhadap sejumlah produk susu formula bayi di 49 negara menyusul temuan potensi kontaminasi oleh toksin cereulide, senyawa berbahaya yang dihasilkan oleh bakteri Bacillus cereus. Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan demi melindungi kesehatan bayi dan balita, meskipun hingga kini belum ada laporan kasus penyakit yang dikonfirmasi akibat konsumsi produk tersebut.

Penarikan ini menjadi sorotan publik setelah dilaporkan oleh media ternama Amerika Serikat, USA Today, yang menyebut bahwa Nestlé bertindak cepat begitu mendeteksi adanya risiko keamanan pangan dalam beberapa batch produksi tertentu. Meski tidak berdampak pada pasar Amerika Serikat, langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap standar keamanan pangan global yang ketat—terutama untuk produk yang dikonsumsi oleh kelompok paling rentan: bayi.



Apa Itu Toksin Cereulide? Mengapa Berbahaya bagi Bayi?
Toksin cereulide adalah racun yang diproduksi oleh bakteri Bacillus cereus, mikroorganisme yang umum ditemukan di tanah, makanan, dan lingkungan. Yang membuatnya sangat berbahaya adalah sifatnya yang tahan panas—artinya, bahkan jika susu formula diseduh dengan air mendidih sekalipun, toksin ini tidak akan rusak atau terurai.

Paparan toksin cereulide dapat menyebabkan gejala keracunan makanan akut, seperti:

Muntah hebat
Diare
Nyeri perut
Kelemahan tubuh
Pada bayi, dampaknya bisa lebih serius karena sistem pencernaan dan imunitas mereka belum sepenuhnya berkembang. Oleh karena itu, Nestlé memilih bersikap proaktif meski belum ada laporan medis resmi tentang korban.


Produk yang Ditarik: Fokus pada Merek SMA, NAN, BEBA, dan Lini Premium
Produk yang ditarik berasal dari lini susu formula bayi dan lanjutan (follow-on formula), termasuk merek-merek ternama seperti SMA, NAN, BEBA, serta varian premium seperti Alfamino, S-26 Ultima, dan Illuma. Penarikan dilakukan secara selektif berdasarkan nomor batch dan negara distribusi, bukan seluruh stok global.

Menariknya, produk susu formula Nestlé yang dijual di Amerika Serikat tidak termasuk dalam daftar penarikan ini. Hal ini menegaskan bahwa kontaminasi hanya terjadi pada fasilitas produksi tertentu yang melayani pasar di luar AS—terutama Eropa, Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia.

Daftar Lengkap Produk yang Ditarik: Periksa Nomor Batch Anda!
Berikut rincian produk yang ditarik di berbagai wilayah, lengkap dengan nomor batch spesifik yang harus diwaspadai oleh orang tua:

1. Inggris
SMA Advanced First Infant Milk 800g: Batch 51450742F1, 52319722BA, 52819722AA
SMA Advanced Follow-on Milk 800g: Batch 51240742F2, 51890742F2, 52879722AA
SMA First Infant Milk (berbagai ukuran): Ratusan batch termasuk 51170346AA hingga 52780346AA
SMA Comfort 800g, SMA Lactose Free 400g, SMA Anti Reflux 800g, dan ALFAMINO 400g juga masuk daftar dengan puluhan nomor batch yang teridentifikasi.
Catatan: Beberapa nomor batch muncul berulang di berbagai varian, menunjukkan potensi cross-contamination dalam rantai produksi.

2. Irlandia & Irlandia Utara
Produk utama yang ditarik meliputi SMA First Infant Milk 800g, SMA Advanced Follow-on Milk, dan Alfamino 400g dengan batch spesifik seperti 51590346AB dan 52750346AE.
3. Kawasan MENA (Timur Tengah & Afrika Utara)
Negara-negara seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Oman, Bahrain, Mesir, dan Iran juga terdampak. Produk yang ditarik mencakup:

NAN OptiPro 1
NAN Comfort 1
NAN Supreme 1–3
S-26 Ultima 1–3
Alfamino dan Afamino Junior
4. Hong Kong
Di Asia, Hong Kong menjadi salah satu wilayah yang terkena dampak. Produk yang ditarik antara lain:

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya