Na Daehoon Tegas Bantah Tuduhan KDRT oleh Mantan Istri, Jule: Saya Tak Pernah Lakukan Hal Memalukan
Jule-Instagram-
Na Daehoon Tegas Bantah Tuduhan KDRT oleh Mantan Istri, Jule: Saya Tak Pernah Lakukan Hal Memalukan
Isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyeret nama selebriti Korea-Indonesia, Na Daehoon, mendadak menjadi sorotan publik setelah beredar bocoran percakapan pesan langsung (DM) Instagram yang diduga melibatkan mantan istrinya, Julia Prastini—lebih dikenal sebagai Jule. Namun, tak butuh waktu lama bagi Na Daehoon untuk memberikan klarifikasi. Melalui saluran broadcast Instagram pribadinya pada Sabtu malam, 10 Januari 2025, pria berusia 43 tahun itu merilis pernyataan tegas sekaligus emosional guna membantah seluruh tuduhan tersebut.
Dalam unggahan yang ditujukan kepada lebih dari 183.000 pengikut di kanal eksklusifnya, Na Daehoon menyatakan bahwa narasi KDRT yang beredar di media sosial sama sekali tidak berdasar dan bahkan disebutnya “sangat tidak masuk akal.” Meski awalnya enggan berkomentar karena menganggap isu tersebut terlalu absurd, ia akhirnya memilih bersuara demi melindungi reputasinya serta menghentikan kekhawatiran publik yang mulai meluas.
Respons Cepat atas Viralnya DM Instagram
Isu ini mencuat hanya beberapa pekan setelah Na Daehoon dan Jule resmi mengakhiri pernikahan mereka yang sempat menjadi sorotan media. Kabar perceraian keduanya sendiri telah dikonfirmasi secara hukum pada akhir Desember 2024. Namun, suasana pasca-perpisahan justru diwarnai dengan munculnya klaim sensitif dari pihak Jule, yang dalam serangkaian tangkapan layar viral mengaku menjadi korban kekerasan fisik dan psikologis selama masa pernikahan.
Meski identitas sumber bocoran belum bisa diverifikasi secara independen, narasi tersebut dengan cepat menyebar luas di platform seperti Twitter, TikTok, dan forum komunitas selebriti Indonesia, memicu gelombang simpati sekaligus kecaman terhadap Na Daehoon. Di tengah arus informasi yang semakin liar, sang aktor memilih menggunakan platform pribadinya sebagai sarana klarifikasi resmi.
“Saya Bukan Orang Sempurna, Tapi Tak Pernah Memalukan Keluarga”
Dalam pernyataannya, Na Daehoon membuka dengan kerendahan hati namun tetap tegas. Ia mengakui bahwa dirinya bukan manusia tanpa cela, tetapi menolak keras cap sebagai pelaku kekerasan—apalagi terhadap keluarga sendiri.
“Sebenarnya ini adalah cerita yang sangat tidak masuk akal sehingga saya merasa tidak perlu memberikan klarifikasi,” tulisnya.
“Namun karena ada beberapa orang yang mempercayainya dan merasa khawatir, saya menyampaikan pernyataan ini secara singkat.”
Ia menegaskan bahwa segala bentuk narasi yang menggambarkan dirinya sebagai pelaku KDRT adalah palsu dan tidak sesuai fakta. “Belakangan ini saya melihat postingan terkait KDRT yang beredar di internet. Dengan tegas saya sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar,” lanjutnya.
Lebih jauh, Na Daehoon menekankan integritasnya sebagai ayah dari tiga anak. “Saya bukan orang yang sempurna, tapi saya tidak pernah sekalipun melakukan tindakan yang memalukan terhadap anak-anak saya atau siapapun,” ujarnya, menunjukkan komitmennya terhadap nilai-nilai keluarga yang selama ini ia junjung tinggi.
Publik Terbelah, Netizen Minta Bukti Konkret
Respons publik terhadap pernyataan Na Daehoon pun terbelah. Sebagian netizen memuji sikapnya yang transparan dan tenang dalam menghadapi isu sensitif. Mereka menilai bahwa tanpa bukti hukum atau kesaksian independen, tuduhan KDRT sebaiknya tidak disebarkan secara gegabah.
Namun, di sisi lain, sejumlah warganet tetap mempertanyakan motif di balik keheningan Jule selama ini dan meminta otoritas berwenang—seperti Komnas Perempuan atau kepolisian—untuk turun tangan jika memang ada indikasi pelanggaran hukum. Hingga kini, baik Jule maupun pihaknya belum memberikan konfirmasi resmi terkait klaim tersebut.