Teks Khutbah Jumat, 16 Januari 2026 Meneladani Rasulullah SAW Jelang Isra Mi’raj: Menggali Hikmah Spiritual dan Menjaga Kemuliaan Masjid Al-Aqsa
masjid-xegxef/pixabay-
Meneladani Akhlak Nabi: Sabar, Jujur, dan Peduli
Meneladani Rasulullah SAW tidak cukup hanya dengan memperingati Isra Mi’raj secara seremonial. Kita harus mengejawantahkannya dalam kehidupan nyata:
Sabar seperti sabarnya beliau menghadapi cobaan,
Jujur dalam perkataan dan perbuatan,
Peduli terhadap sesama, terutama yang tertindas,
Dan tegas dalam membela kebenaran, termasuk membela hak umat atas Masjid Al-Aqsa.
Rasulullah SAW bukan hanya nabi, tapi juga teladan sempurna—uswatun hasanah—bagi seluruh aspek kehidupan.
Doa Penutup: Harapan untuk Umat yang Bersatu
Di penghujung khutbah, khatib mengajak seluruh jamaah untuk memanjatkan doa:
“Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kaum Muslimin dan Muslimat, Mukminin dan Mukminat, yang masih hidup maupun yang telah wafat. Tunjukkanlah kepada kami jalan yang benar, dan berilah kami kekuatan untuk mengikutinya. Lindungi kami dari kebatilan, dan jauhkan kami darinya. Berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan selamatkan kami dari siksa api neraka.”
Doa ini bukan hanya harapan pribadi, tapi seruan kolektif bagi kebangkitan spiritual umat Islam—umat yang bersatu, taat, dan peduli terhadap warisan sucinya.