Tragedi di Minneapolis: Siapa Sebenarnya Renee Nicole Good, Perempuan yang Tewas Ditembak Petugas Imigrasi AS?
Rene--
Senator Minnesota serta Gubernur Tim Walz juga angkat suara. Mereka menyerukan agar keselamatan warga sipil menjadi prioritas utama, bukan target operasi penegakan hukum yang represif. “Minneapolis adalah kota perlindungan (sanctuary city). Kami tidak akan membiarkan aparat federal mengintimidasi warga kami dengan senjata di tangan,” tegas Walz.
Yang memperparah situasi, operasi penegakan imigrasi ini dilakukan di tengah penyebaran lebih dari 2.000 agen ICE ke Minneapolis—bagian dari kampanye nasional pemerintah federal untuk menangani imigrasi ilegal. Namun, langkah ini menuai kritik tajam karena dilakukan di kota yang secara resmi menolak kolaborasi dengan penegakan hukum imigrasi federal.
Kehadiran aparat bersenjata di lingkungan perumahan, tanpa koordinasi dengan pemerintah kota, dianggap sebagai bentuk pelanggaran kedaulatan lokal dan pemicu ketidakpercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Respons Nasional dan Politisasi Tragedi
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turut berkomentar melalui platform media sosial. Ia menyalahkan “penghasut profesional” dan “kelompok sayap kiri radikal” atas kerusuhan yang terjadi pasca-insiden. Trump membela tindakan agen ICE dan menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan nasional.
Pernyataan ini justru memperdalam polarisasi politik di AS. Aktivis HAM, organisasi sipil, dan tokoh masyarakat mengecam upaya mendiskreditkan korban dan mengalihkan fokus dari isu utama: penggunaan kekerasan berlebihan oleh aparat negara terhadap warga biasa.