RS Tzu Chi PIK Viral di Medsos: Pelayanan Ramah, Fasilitas Canggih, dan Tak Ada Diskriminasi bagi Pasien BPJS Kelas 3
Tzu chi-Instagram-
Pusat Terapi Sel Punca (Stem Cell Therapy)
Pusat Bedah Saraf (Neurosurgery)
Pusat Ibu & Anak (Maternal and Child Health)
Pusat Onkologi (Kanker)
Baca juga: Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji 2024, KPK Sebut Negara Rugi Rp1 Triliun
Pusat Perawatan Paliatif (Palliative Care)
Ramah Lingkungan dan Inklusif: Desain Arsitektur yang Mendukung Penyembuhan
Bangunan RS Tzu Chi PIK dirancang dengan prinsip green hospital—ramah lingkungan, hemat energi, dan mendukung proses penyembuhan pasien. Pencahayaan alami, ventilasi silang, taman dalam ruangan, serta material bangunan non-toksik menjadi bagian integral dari desain arsitekturnya. Hal ini sejalan dengan visi Tzu Chi Foundation yang percaya bahwa kesehatan manusia tidak bisa dipisahkan dari kesehatan planet.
Lebih dari itu, rumah sakit ini aktif menjalankan program bantuan sosial, termasuk layanan kesehatan gratis bagi warga prasejahtera, edukasi kesehatan di komunitas, serta dukungan psikososial bagi pasien terminal melalui pendekatan paliatif holistik.
Mengapa Kisah Ini Penting di Tengah Krisis Kepercayaan Publik?
Di era di mana banyak keluhan bermunculan tentang diskriminasi terhadap pasien BPJS—mulai dari pelayanan lambat, ruang rawat yang penuh sesak, hingga sikap tenaga medis yang acuh—kisah RS Tzu Chi PIK hadir sebagai angin segar. Ia membuktikan bahwa sistem kesehatan yang adil, efisien, dan penuh kasih sayang bukanlah hal mustahil, bahkan dalam skala rumah sakit swasta berteknologi tinggi.
Respons netizen terhadap cerita ini pun luar biasa. Banyak yang menyebut RS Tzu Chi sebagai “rumah sakit impian”, sementara yang lain berharap model pelayanan serupa bisa ditiru oleh fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.