Advan Macha 5G Meluncur dengan Harga Rp2 Jutaan: Layar AMOLED 120Hz, Chipset 5G Pertama di Indonesia, dan OS Android 15!

Advan Macha 5G Meluncur dengan Harga Rp2 Jutaan: Layar AMOLED 120Hz, Chipset 5G Pertama di Indonesia, dan OS Android 15!

Advan-Instagram-

Advan Macha 5G Meluncur dengan Harga Rp2 Jutaan: Layar AMOLED 120Hz, Chipset 5G Pertama di Indonesia, dan OS Android 15!

Nama Advan kembali mencuri perhatian pecinta gadget Tanah Air. Setelah sempat menghilang dari pasar selama beberapa waktu, brand lokal legendaris ini resmi meluncurkan Advan Macha 5G—smartphone andalannya yang siap bersaing di segmen menengah bawah dengan harga yang sangat menarik: Rp2.819.000. Tidak hanya menawarkan desain tipis dan modern, ponsel ini juga hadir dengan deretan spesifikasi yang terbilang “berani” untuk kelas harganya, termasuk dukungan 5G, layar AMOLED 120Hz, serta sistem operasi Android 15 sejak rilis.



Comeback yang Berani: Advan Macha 5G Jadi Langkah Strategis di Pasar 5G Indonesia
Advan Macha 5G bukan sekadar ponsel biasa—ini adalah bukti nyata bahwa brand lokal Indonesia masih mampu berinovasi dan menjawab kebutuhan konsumen modern. Sebagai ponsel kedua setelah comeback Advan, Macha 5G menempati posisi di atas Advan X1, sekaligus menjadi ponsel pertama di Indonesia yang menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7060 5G.

Menurut Deddy Irvan, tech reviewer ternama dari kanal YouTube Jagat Review, Advan Macha 5G adalah “smartphone yang kekinian dan future proof.” Ia menekankan bahwa kehadiran ponsel ini tidak hanya relevan hari ini, tetapi juga siap menghadapi masa depan teknologi mobile.

“Ini smartphone 5G, layarnya AMOLED, dan OS-nya langsung pakai basis Android 15,” ungkap Deddy dalam ulasannya.


Desain Minimalis, Tipis, dan Ringan—Nyaman di Genggaman Seharian
Salah satu hal pertama yang mencuri perhatian dari Advan Macha 5G adalah desainnya yang sangat modern. Dengan ketebalan hanya 7,3 mm dan bobot 177 gram, ponsel ini terasa ringan dan nyaman digenggam—ideal untuk pengguna yang aktif sepanjang hari. Desainnya mengusung konsep flat frame tanpa lengkungan berlebihan, memberikan kesan minimalis namun tetap elegan.

Meski menggunakan material polikarbonat pada frame-nya, kesan premium tetap terasa berkat finishing matte dan tata letak kamera belakang yang simetris. Di bagian depan, Advan Macha 5G menampilkan layar AMOLED 6,67 inci beresolusi Full HD+ (2400 x 1080 piksel) dengan refresh rate 120Hz, menjadikannya salah satu ponsel paling responsif di kelas harganya.

Layar ini juga cukup terang untuk penggunaan di luar ruangan, dengan kecerahan puncak mencapai 875 nits. Deddy Irvan bahkan memuji kualitas visualnya:

“Tampilannya enggak terkesan pucat, saturasi warnanya malah cukup tinggi.”

Performa Sehari-hari Lancar Berkat Dimensity 7060 dan RAM LPDDR5
Di sektor dapur pacu, Advan Macha 5G dipersenjatai dengan MediaTek Dimensity 7060, sebuah chipset 5G berbasis proses fabrikasi 6nm yang menawarkan efisiensi daya dan performa seimbang. Chipset ini dikombinasikan dengan RAM 8 GB LPDDR5 dan memori internal 256 GB UFS 3.1, menjadikannya salah satu ponsel dengan konfigurasi penyimpanan paling lega di rentang harga Rp2 jutaan.

Kombinasi tersebut memberikan pengalaman multitasking yang lancar, responsif saat membuka aplikasi, dan stabil saat digunakan untuk aktivitas digital harian seperti media sosial, streaming, hingga video conference. Namun, untuk gaming berat seperti Genshin Impact atau Call of Duty: Mobile di pengaturan maksimal, performanya masih tergolong standar.

“Performa gaming-nya masih cukup, tapi bukan yang ngebut,” jelas Deddy Irvan secara jujur.

Kamera Sony 50 MP dengan Fitur Pro Video—Langka di Kelas Harga Ini
Advan Macha 5G juga tidak main-main di sektor fotografi. Ponsel ini mengandalkan sensor utama 50 MP Sony IMX752, salah satu sensor andalan Sony yang dikenal memiliki kualitas pemrosesan gambar yang baik, terutama di kondisi cahaya cukup.

Hasil foto di siang hari terlihat tajam, dengan warna yang natural namun tetap hidup. Yang menarik, ponsel ini juga menawarkan fitur Pro Video, yang memungkinkan pengguna mengatur parameter manual seperti ISO, shutter speed, dan white balance saat merekam video—fitur yang sangat jarang ditemukan di smartphone seharga Rp2 jutaan.

Ponsel ini mampu merekam video hingga resolusi 2K @30fps, meski Deddy mencatat bahwa kualitas video di kondisi low light dan stabilitas gambar (EIS/OIS) masih perlu perbaikan di pembaruan selanjutnya.

Baterai Tahan Lama, Pengisian Cepat, dan Fitur Tambahan yang Komplet
Untuk mendukung aktivitas sehari-hari, Advan Macha 5G dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh yang didukung teknologi pengisian cepat 33W. Dalam pengujian, baterai ini membutuhkan waktu sekitar 1 jam 30 menit untuk terisi penuh—cukup cepat untuk ukuran ponsel di kelasnya.

Selain itu, ponsel ini juga dilengkapi dengan sejumlah fitur langka yang jarang ada di segmen harga serupa, seperti:

NFC (untuk pembayaran digital),
Infrared Blaster (fungsi remote TV/AC),
Dual Speaker (suara stereo lebih imersif),
FM Radio (tetap populer di kalangan pengguna muda dan pedesaan),
In-display Fingerprint Sensor (untuk keamanan biometrik).
Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan—Nilai Plus yang Tak Ternilai
Salah satu nilai jual terbesar Advan Macha 5G adalah pengalaman pengguna yang bersih dan bebas gangguan. Ponsel ini berjalan di atas Android 15 tanpa antarmuka bloatware atau aplikasi tambahan yang tidak perlu.

“Tidak ada iklan dan tidak ada bloatware sama sekali,” tegas Deddy Irvan—sebuah pujian yang jarang diberikan di era smartphone yang dipenuhi promosi dalam sistem.

Target Pasar dan Kesimpulan: Ponsel Harian Ideal untuk Generasi Muda Indonesia
Dengan harga resmi Rp2.819.000, Advan Macha 5G menawarkan nilai lebih dibanding kompetitor di kelasnya. Ponsel ini sangat cocok untuk:

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya