Profil Tampang Nisya Sosok Pramugari Gadungan yang Viral Rela Beli Tiket dan Pakai ID Card Jadul, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG
Nisya--
Profil Tampang Nisya Sosok Pramugari Gadungan yang Viral Rela Beli Tiket dan Pakai ID Card Jadul, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG
Viral Jadi Pramugari Gadungan, Ini Sosok Nisya yang Kini Jadi Sorotan Publik
Dunia media sosial dikejutkan oleh penangkapan seorang wanita bernama Khairun Nisa, atau yang lebih dikenal sebagai Nisya, yang kedapatan menyamar sebagai pramugari tanpa memiliki kualifikasi resmi dari maskapai penerbangan mana pun. Aksi nekatnya yang terungkap pada awal Januari 2026 ini bukan hanya mencuri perhatian warganet, tetapi juga memicu kekhawatiran serius terkait keamanan penerbangan di Indonesia.
Nisya, warga asal Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, tiba-tiba menjadi buah bibir setelah video dan laporan tentang aksi penyamarannya tersebar luas di platform Twitter. Akun @ndymanoballl pada 7 Januari 2026 membagikan pengalaman mengejutkan saat bertemu dengan sosok yang mengaku sebagai awak kabin pada salah satu penerbangan komersial di Indonesia.
“Hati-hati FA gadungan/ Fake FA. Gila mbanya energinya banyak banget nyamar jadi pramugari, orang ini mengaku sebagai cabin crew. Mba plis jangan halu kalau mau jadi pramugari, ikut recruitment, belajar jangan halu,” tulis akun tersebut, memicu gelombang diskusi di jagat maya.
Menyamar Hingga Naik Pesawat, Pakai Seragam dan Koper Maskapai
Yang membuat kasus ini semakin mencengangkan adalah kenyataan bahwa Nisya tidak hanya berpura-pura di media sosial—ia benar-benar nekat menyamar saat terbang. Ia tampil layaknya pramugari profesional: mengenakan seragam putih dan rok yang identik dengan salah satu maskapai penerbangan nasional ternama. Rambutnya ditata rapi ala awak kabin, dan yang paling mencolok, ia membawa koper bertuliskan nama maskapai Batik Air.
Namun, kedoknya akhirnya terbongkar saat petugas maskapai mulai curiga. Menurut laporan di Twitter, Nisya bisa naik ke pesawat karena membeli tiket penumpang biasa. Awalnya, kru penerbangan mengira ia merupakan extra crew—tambahan awak kabin yang kadang ikut penerbangan tanpa tugas aktif. Namun, ketika ditanya lebih lanjut, Nisya tak mampu memberikan jawaban yang meyakinkan, apalagi menunjukkan kartu identitas resmi yang sesuai standar penerbangan.
“Btw ini orang bisa onboard karena beli tiket, dikira mungkin extra crew, tapi pas ditanya ngangngong alias gak bisa jawab. Mana ID card-nya beda sendiri, ID 15 sebelum masehi? Pas landing udah ditunggu avsec,” ungkap saksi mata dalam cuitan viral tersebut.
Dibekuk Petugas AVSEC, Akun TikTok Lenyap
Setibanya di bandara tujuan, Nisya langsung diamankan oleh petugas Aviation Security (AVSEC). Tindakan tegas ini diambil mengingat penyamaran sebagai awak kabin bukan hanya pelanggaran etika, tetapi juga potensi ancaman terhadap keselamatan penerbangan—meski dalam kasus ini tidak ditemukan indikasi niat kriminal.
Sebelum terbongkar, Nisya ternyata aktif membangun citra dirinya sebagai pramugari di media sosial, khususnya di platform TikTok. Melalui akun pribadinya @callmesyaaa, ia kerap mengunggah konten berupa foto dan video dirinya mengenakan seragam pramugari lengkap dengan aksesori khas, seakan benar-benar memiliki pekerjaan tersebut.
Ia bahkan sempat membuat ID card palsu dengan nama “Nisya” untuk memperkuat citra palsunya. Namun, setelah kasus ini viral, akun TikTok tersebut mendadak lenyap—kemungkinan besar dihapus oleh pemiliknya sendiri untuk menghindari sorotan lebih lanjut.
Siapa Sebenarnya Khairun Nisa?
Khairun Nisa, atau yang akrab disapa Nisya, bukan nama yang dikenal di industri penerbangan. Tidak ada catatan resmi yang menunjukkan bahwa ia pernah mengikuti pelatihan pramugari atau direkrut oleh maskapai mana pun. Namun, keinginannya untuk tampil sebagai bagian dari dunia penerbangan tampak begitu kuat hingga mendorongnya melakukan penyamaran yang berujung pada penangkapan.
Beberapa netizen berspekulasi bahwa Nisya mungkin terinspirasi oleh popularitas konten pramugari di media sosial, yang kerap menampilkan gaya hidup glamor, perjalanan ke berbagai negara, dan citra profesional yang menarik. Namun, jalan pintas yang ia pilih justru berujung pada aib publik dan potensi konsekuensi hukum.
Dampak pada Keamanan Penerbangan dan Reaksi Publik
Kasus Nisya memicu diskusi luas tentang seberapa ketat prosedur pemeriksaan awak kabin di bandara-bandara Indonesia. Banyak warganet menyoroti celah keamanan yang memungkinkan seseorang tanpa identitas resmi bisa lolos hingga masuk ke area kabin pesawat.