10 Daftar Acara TV dan Rating dengan Program Populer per Kamis, 8 Januari 2026 ada Merangkai Kisah Indah yang jadi Juara

10 Daftar Acara TV dan Rating dengan Program Populer per Kamis, 8 Januari 2026 ada Merangkai Kisah Indah yang jadi Juara

Merangkai kisah indah-Instagram-

10 Daftar Acara TV dan Rating dengan Program Populer per Kamis, 8 Januari 2026 ada Merangkai Kisah Indah yang jadi Juara

Di tengah persaingan ketat industri hiburan digital, televisi nasional Indonesia masih mampu mempertahankan relevansinya lewat konten-konten bermutu yang menyentuh hati, menggugah empati, dan tetap relevan dengan dinamika sosial masa kini. Kamis, 8 Januari 2026, menjadi bukti nyata bagaimana stasiun-stasiun televisi tanah air tidak hanya bersaing dalam rating, tetapi juga dalam kedalaman narasi dan nilai-nilai kemanusiaan yang dihadirkan.



Dari drama keluarga yang sarat budaya hingga talkshow interaktif yang mewakili suara generasi muda, beragam tayangan unggulan hari ini menawarkan sajian hiburan yang tidak hanya mengisi waktu luang, tetapi juga memberikan perspektif baru tentang kehidupan, cinta, dan perjuangan. Menariknya, posisi teratas rating nasional hari ini berhasil diraih oleh serial “Merangkai Kisah Indah” dari Indosiar—sebuah karya yang membuktikan bahwa kisah sederhana dengan akar budaya yang kuat masih mampu menyihir jutaan penonton di seluruh Indonesia.

Berikut ini ulasan lengkap sepuluh tayangan paling populer dan relevan yang tayang pada Kamis malam ini, dirangkum dengan pendekatan jurnalistik dan analisis konten yang SEO-friendly untuk memandu Anda memilih tontonan berkualitas.

1. Indosiar – “Merangkai Kisah Indah”: Drama Keluarga yang Menjadi Raja Rating
Serial “Merangkai Kisah Indah” hari ini mencatatkan angka rating tertinggi di antara semua tayangan nasional, mengukuhkan posisinya sebagai primadona jam tayang malam. Tayangan ini mengisahkan perjuangan Sri Wulan, seorang ibu paruh baya asal Jawa Timur, yang harus mempertahankan keutuhan keluarganya setelah ditinggal sang suami akibat kecelakaan tragis. Di tengah tekanan ekonomi dan konflik internal keluarga, Sri Wulan tidak menyerah. Ia memilih untuk “merangkai” kembali kepingan-kepingan harapan dengan kesabaran, doa, dan cinta tanpa syarat.


Yang menjadikan serial ini begitu menyentuh adalah penggambaran nilai-nilai luhur budaya Jawa—seperti ngrumati (menjaga perasaan), nrimo (menerima takdir), dan tanggung jawab sosial—yang dikemas secara modern tanpa kehilangan esensinya. Dialog-dialognya puitis namun natural, musik latar berbasis gamelan kontemporer, serta latar visual pedesaan yang memukau turut memperkuat atmosfer emosional setiap adegan.

Tak heran jika “Merangkai Kisah Indah” menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di kalangan penonton usia 35–55 tahun yang merasa tercermin dalam perjuangan tokoh utamanya.

2. SCTV – “Cinta Sedalam Rindu”: Romantisme Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu
Di tengah dominasi konten digital berdurasi pendek, SCTV membuktikan bahwa kisah cinta epik masih relevan. “Cinta Sedalam Rindu” menghadirkan narasi tentang Raka dan Dini, pasangan yang dipisahkan selama 15 tahun akibat kesalahpahaman dan campur tangan keluarga. Ketika keduanya bertemu kembali dalam kehidupan yang sama sekali berbeda, benih cinta lama pun kembali tumbuh—meski harus menghadapi ujian baru.

Serial ini berhasil menggabungkan emosi, ketegangan, dan harapan dalam alur yang intens namun realistis. Performa akting para pemerannya—terutama dalam adegan-adegan penuh diam yang justru paling menyayat hati—mendapat pujian luas dari kritikus televisi. Episode terbaru yang tayang malam ini mencatatkan peningkatan interaksi di platform Twitter dan Instagram, terutama di antara komunitas penggemar drama dewasa.

3. SCTV – “Beri Cinta Waktu”: Cinta yang Tumbuh Perlahan di Tengah Dunia yang Terburu-buru
Masih dari SCTV, “Beri Cinta Waktu” tampil sebagai antitesis dari narasi cinta kilat yang kerap dijual di media sosial. Serial ini mengeksplorasi hubungan antara Nisa dan Arya, dua profesional muda yang memilih untuk tidak buru-buru mengikat komitmen meski saling tertarik. Mereka memutuskan untuk “memberi waktu” bagi perasaan mereka—belajar memahami satu sama lain, menghargai ruang pribadi, dan membangun fondasi hubungan yang sehat.

Dengan latar syuting di Bandung dan Yogyakarta, serial ini menawarkan visual estetik yang memanjakan mata, sementara dialognya sarat dengan refleksi tentang kesehatan mental dalam hubungan asmara. Tayangan ini menjadi favorit di kalangan milenial urban yang mulai kritis terhadap dinamika cinta modern.

4. Trans7 – “Arisan”: Cermin Kehidupan Sosial Perempuan Perkotaan
“Arisan” dari Trans7 terus menjadi salah satu program non-fiksi paling konsisten dalam menyampaikan kritik sosial melalui kisah-kisah nyata. Setiap episodenya berpusat pada kelompok arisan—tradisi kepercayaan sosial ekonomi yang populer di kalangan ibu rumah tangga—namun digunakan sebagai jendela untuk melihat isu-isu seperti utang konsumtif, tekanan sosial, perselingkuhan, hingga solidaritas perempuan.

Episode malam ini mengangkat kisah Bu Lestari, seorang guru honorer yang terpaksa berutang demi mengikuti arisan demi “menjaga muka” di lingkungan sosialnya. Kisahnya menyentuh ribuan penonton yang mengalami tekanan serupa, dan memicu diskusi luas tentang pentingnya literasi keuangan dan harga diri yang tidak diukur dari penampilan.

5. Indosiar – “Best of Juara 4 Arbil”: Perjalanan Mimpi dari Kampung ke Panggung Nasional
Indosiar kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam mengangkat kisah-kisah inspiratif melalui “Best of Juara 4 Arbil”, sebuah dokumenter khusus yang merangkum perjalanan Arbil, finalis keempat dalam ajang pencarian bakat nasional tahun lalu. Lahir di sebuah desa kecil di Nusa Tenggara Timur, Arbil tumbuh dalam keterbatasan, namun suara emasnya menjadi jembatan menuju mimpi.

Program ini tidak hanya menampilkan penampilan live-nya yang memukau, tetapi juga wawancara eksklusif dengan keluarga, guru vokal, dan rekan sesama kontestan. Yang paling menyentuh adalah momen ketika Arbil pulang ke kampung halaman dan membangun studio mini untuk melatih anak-anak desa—bukti bahwa kesuksesannya tak membuatnya lupa akar.

6. SCTV – “Jejak Duka Diandra”: Drama Psikologis yang Menggali Luka Masa Lalu
“Jejak Duka Diandra” membawa penonton masuk ke dalam lapisan terdalam trauma perempuan. Diandra, tokoh utama, adalah korban kekerasan masa kecil yang kini tumbuh menjadi pengacara hak perempuan. Namun, bayangan masa lalu terus menghantuinya—hingga suatu hari, pelaku muncul kembali dalam hidupnya.

Serial ini dipuji karena penggambaran trauma yang realistis, tanpa dramatisasi berlebihan. Alur ceritanya lambat namun intens, memberi ruang bagi penonton untuk merasakan setiap luka dan proses pemulihannya. Tayangan ini juga menjadi medium edukasi tentang pentingnya terapi psikologis dan dukungan sosial bagi korban kekerasan.

7. SCTV – “Asmara Gen Z”: Cinta, Identitas, dan Kesehatan Mental di Era Digital
Menjawab kebutuhan generasi muda, “Asmara Gen Z” hadir sebagai serial romansa yang lebih dari sekadar kisah cinta segitiga. Tayangan ini mengangkat isu-isu seperti toxic relationship, eksplorasi identitas gender, tekanan akademik, hingga pentingnya boundaries dalam hubungan.

Dengan visual ala film indie, soundtrack yang viral di TikTok, dan dialog yang dekat dengan bahasa sehari-hari remaja, serial ini menjadi favorit di kalangan usia 16–25 tahun. Episode terbaru yang menampilkan tokoh utama berjuang melawan kecemasan sosial mendapat apresiasi dari komunitas kesehatan mental nasional.

8. Trans7 – “P.O.V: Pasti Obrolan Viral”: Suara Generasi Muda dalam Format Talkshow Segar
“P.O.V: Pasti Obrolan Viral” membuktikan bahwa talkshow masih relevan—asal tahu cara berbicara dengan bahasa generasi muda. Dipandu oleh host muda berbakat, program ini mengundang content creator, seniman, dan aktivis untuk membahas isu-isu hangat: dari fenomena ghosting hingga etika bermedia sosial.

Dengan pendekatan santai namun mendalam, setiap episode kerap menjadi trending di Twitter dalam hitungan jam. Malam ini, topik “Apakah Cinta Masih Relevan di Era Hookup Culture?” menjadi pusat diskusi, dengan narasumber dari berbagai latar belakang yang memberikan perspektif unik.

9. Trans7 – “Secret Story”: Rahasia Keluarga yang Mengubah Takdir
“Secret Story” terus menjadi andalan Trans7 dalam menyajikan drama human interest dengan bumbu misteri. Setiap episodenya mengungkap rahasia yang selama ini disembunyikan—entah itu adopsi ilegal, perselingkuhan orang tua, atau warisan yang diperebutkan. Namun, yang membedakan program ini adalah fokusnya pada proses rekonsiliasi, bukan sekadar konflik.

Episode malam ini mengisahkan seorang anak yang baru mengetahui bahwa ayah kandungnya adalah mantan narapidana. Kisah ini mengeksplorasi stigma sosial, penerimaan, dan kekuatan cinta tanpa syarat. Penonton diundang untuk merenung: apakah masa lalu seseorang layak menghakimi masa depannya?

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya