Lubang Misterius di Cirebon Viral Disebut Tembus ke Mekkah, Sunan Gunung Jati Konon Sering Lewat—Warga Ramai-Ramai Ziarah, Netizen Geram
Lubang-Instagram-
Antara Imajinasi Rakyat dan Pelestarian Budaya
Terlepas dari pro dan kontra, fenomena lubang di Cirebon ini menunjukkan betapa kuatnya akar budaya lokal yang menyatu dengan kisah para wali. Di banyak daerah di Indonesia, terutama di Jawa, kisah-kisah karomah para ulama sering kali diabadikan dalam bentuk situs ziarah, gua suci, mata air keramat, atau struktur alami seperti lubang ini.
Bagi sebagian masyarakat, kunjungan ke tempat semacam ini bukan berarti mempercayai secara harfiah bahwa lubang tersebut benar-benar tembus ke Mekkah, melainkan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan spiritual Sunan Gunung Jati dan upaya menjaga memori kolektif sejarah penyebaran Islam di Nusantara.
Ahli sejarah budaya dari Universitas Padjadjaran, Dr. Rizky Fauzi, menjelaskan bahwa fenomena semacam ini umum terjadi dalam tradisi Jawa. “Kisah-kisah ajaib para wali sering kali menjadi bagian dari narasi lokal yang membantu masyarakat memahami nilai-nilai agama melalui simbol dan metafora,” katanya.
Pemerintah Daerah Diminta Ambil Peran
Melihat antusiasme masyarakat dan potensi komersialisasi yang berlebihan, sejumlah tokoh masyarakat dan akademisi menyerukan agar pemerintah daerah turun tangan. Mereka menyarankan agar lokasi ini dikelola secara profesional—dengan pendekatan edukatif dan religius, bukan sekadar objek wisata komersial.
“Perlu ada narasi yang jelas, papan informasi sejarah, serta pendampingan dari tokoh agama agar pengunjung tidak salah paham,” ujar seorang tokoh agama setempat.