Vivo Y50s 5G Resmi Meluncur di Tiongkok: Ponsel Mid-Range dengan Baterai Jumbo, Layar 90Hz, dan Harga Terjangkau!

Vivo Y50s 5G Resmi Meluncur di Tiongkok: Ponsel Mid-Range dengan Baterai Jumbo, Layar 90Hz, dan Harga Terjangkau!

Vivo-Instagram-

Vivo Y50s 5G Resmi Meluncur di Tiongkok: Ponsel Mid-Range dengan Baterai Jumbo, Layar 90Hz, dan Harga Terjangkau!

Tiongkok. Di tengah persaingan ketat pasar smartphone kelas menengah, Vivo kembali memperkuat posisinya dengan peluncuran resmi Vivo Y50s 5G. Ponsel anyar ini hadir sebagai jawaban bagi konsumen yang menginginkan perangkat 5G terjangkau tanpa mengorbankan kenyamanan harian—baik dari sisi daya tahan baterai, performa multitasking, maupun pengalaman visual.



Dirilis eksklusif di pasar Tiongkok pada awal Januari 2026, Vivo Y50s 5G bukan sekadar penerus dari seri Y50 generasi 2020, melainkan lompatan besar dalam hal teknologi. Meski menyandang nama yang mirip, versi 2026 ini hadir dengan peningkatan menyeluruh—mulai dari konektivitas 5G, chipset modern, hingga kapasitas baterai yang menjulang hingga 6000mAh.

Target Pasar: Smartphone Harian untuk Generasi Digital
Vivo Y50s 5G secara eksplisit menyasar pengguna urban usia muda hingga produktif yang mengandalkan ponsel untuk berbagai aktivitas harian: scrolling media sosial, menonton konten streaming di TikTok atau YouTube, melakukan panggilan video, hingga multitasking ringan seperti membuka beberapa aplikasi sekaligus.

Dengan kombinasi spesifikasi yang seimbang dan harga kompetitif, perangkat ini diproyeksikan menjadi pilihan utama di segmen mid-range awal 2026—terutama bagi mereka yang ingin beralih ke jaringan 5G tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.


Layar 6,74 Inci dengan Refresh Rate 90Hz: Smooth Experience Seharian Penuh
Salah satu sorotan utama dari Vivo Y50s 5G terletak pada panel layarnya. Ponsel ini dibekali layar LCD datar berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD+ (1600 x 720 piksel) dan rasio aspek 20:9 yang memberikan tampilan memanjang—ideal untuk menonton video dan bermain game kasual.

Yang membuatnya lebih unggul dibanding kompetitor di kelas harga serupa adalah dukungan refresh rate 90Hz. Meski bukan layar AMOLED, teknologi ini mampu memberikan pengalaman visual lebih halus dan responsif, terutama saat scrolling media sosial, menjelajah web, atau bermain game ringan.

Tak hanya itu, dimensi layar besar juga meningkatkan kenyamanan saat melakukan video call atau membaca konten—tanpa membuat perangkat terlalu berat di tangan.

Performa Harian yang Andal: Chipset Dimensity 6300 dan Pilihan RAM Hingga 12GB
Di sektor dapur pacu, Vivo Y50s 5G mengandalkan MediaTek Dimensity 6300, chipset yang dirancang khusus untuk efisiensi daya dan performa stabil di beban harian. Chipset 6nm ini mendukung dual-mode 5G, menjadikannya siap menghadapi masa depan konektivitas seluler di berbagai negara.

Untuk memastikan kelancaran multitasking, Vivo menawarkan tiga varian konfigurasi RAM:

6GB RAM + 256GB penyimpanan
8GB RAM + 256GB penyimpanan
12GB RAM + 256GB penyimpanan
Semua varian menggunakan UFS 2.2, yang menawarkan kecepatan baca-tulis lebih baik dibanding eMMC—sehingga proses instalasi aplikasi, transfer file, dan loading game menjadi lebih cepat.

Dengan kombinasi ini, Vivo Y50s 5G bukan hanya mampu menjalankan aplikasi media sosial dan streaming, tetapi juga menangani aplikasi produktivitas seperti Zoom, Microsoft Teams, atau Google Workspace dengan lancar.

Baterai 6000mAh + Fast Charging 44W: Daya Tahan yang Mengesankan
Salah satu nilai jual paling menonjol dari Vivo Y50s 5G adalah baterai berkapasitas 6000mAh—salah satu yang terbesar di kelasnya. Kapasitas ini dirancang untuk menemani pengguna sepanjang hari, bahkan saat digunakan intensif untuk menonton video, bermain game, atau bekerja daring.

Untuk mempercepat pengisian daya, Vivo menyematkan teknologi 44W FlashCharge melalui port USB Type-C. Meski bukan yang tercepat di lini Vivo, teknologi ini tetap mampu mengisi baterai dari 0 hingga 50% dalam waktu sekitar 30 menit, membuat pengguna tak perlu menunggu lama saat baterai menipis.

Fitur menarik lainnya adalah reverse charging—yaitu kemampuan ponsel untuk mengisi daya perangkat lain seperti earphone nirkabel, smartwatch, atau bahkan ponsel lain dalam kondisi darurat. Fitur ini sangat berguna bagi pelancong, pekerja lapangan, atau siapa pun yang sering berada di luar ruangan.

Desain Minimalis dengan Sentuhan Modern
Dari segi tampilan, Vivo Y50s 5G mengusung desain simpel namun elegan, mirip dengan saudaranya, Vivo Y50e 5G. Bodinya ramping meski menampung baterai besar, dan permukaan belakang dirancang dengan finishing matte yang mengurangi bekas sidik jari.

Perangkat ini tersedia dalam tiga pilihan warna yang trendi:

Diamond (putih berkilau)
Sky Blue (biru langit segar)
Platinum (abu-abu metalik modern)
Ketiga varian warna ini menargetkan generasi muda urban yang menginginkan ponsel tidak hanya fungsional, tetapi juga gaya hidup yang mencerminkan kepribadian mereka.

Sistem operasinya berjalan di atas Funtouch OS berbasis Android 15, yang telah dioptimalkan untuk responsivitas jangka panjang—mengurangi lag meski digunakan selama berbulan-bulan.

Harga dan Ketersediaan: Masih Eksklusif di Tiongkok
Vivo Y50s 5G resmi meluncur di Tiongkok pada 2 Januari 2026, menandai babak baru dalam strategi Vivo untuk mengisi celah pasar mid-range dengan teknologi 5G.

Harga awal yang ditawarkan cukup kompetitif:

Varian 6GB/256GB: 1.799 Yuan (sekitar Rp4,3 juta berdasarkan kurs Januari 2026)
Varian 8GB dan 12GB diperkirakan dijual dengan selisih Rp300–600 ribu lebih tinggi, meski Vivo belum merilis daftar harga resmi untuk keduanya.
Sayangnya, hingga pertengahan Januari 2026, Vivo belum mengumumkan rencana peluncuran global, termasuk di Indonesia. Meski demikian, antusiasme netizen Tanah Air terhadap ponsel ini terlihat dari berbagai unggahan di media sosial—terutama di Twitter dan TikTok, di mana banyak pengguna meminta agar Vivo membawa Y50s 5G ke pasar lokal.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya