Anrez Adelio Akhirnya Buka Suara: 6 Alasan Kuat di Balik Diamnya Soal Kehamilan Friceilda Prillea yang Bikin Heboh Publik

Anrez Adelio Akhirnya Buka Suara: 6 Alasan Kuat di Balik Diamnya Soal Kehamilan Friceilda Prillea yang Bikin Heboh Publik

Anrez-Instagram-


Anrez Adelio Akhirnya Buka Suara: 6 Alasan Kuat di Balik Diamnya Soal Kehamilan Friceilda Prillea yang Bikin Heboh Publik
Dunia hiburan Tanah Air kembali dikejutkan oleh pengakuan mengejutkan dari Friceilda Prillea, yang mengklaim tengah mengandung anak dari aktor sekaligus presenter ternama, Anrez Adelio. Pengakuan tersebut langsung menjadi viral di berbagai platform media sosial, terutama TikTok dan Instagram, memicu gelombang spekulasi, dukungan, hingga kritik pedas dari netizen.

Namun, satu hal yang paling mengundang tanda tanya besar: mengapa Anrez Adelio memilih diam begitu lama? Baru-baru ini, sang aktor akhirnya membuka suara melalui unggahan di akun TikTok @apaajabole2012, memberikan klarifikasi lengkap di hadapan awak media. Dalam kesempatan tersebut, Anrez tidak hanya menegaskan adanya itikad baik untuk bertanggung jawab, tetapi juga membeberkan enam alasan kuat di balik keputusannya untuk tidak langsung merespons isu sensitif ini.



1. Ini Masalah Pribadi—Bukan Konsumsi Publik
Salah satu alasan utama Anrez Adelio memilih diam adalah karena ia menganggap bahwa isu kehamilan Friceilda Prillea merupakan urusan pribadi yang seharusnya tidak diumbar ke ranah publik. “Ini kan permasalahan yang tidak, tidak seharusnya dikonsumsi publik,” ujarnya tegas.

Bagi Anrez, hubungan pribadi—terlepas dari statusnya—seharusnya diselesaikan secara privat antara kedua belah pihak, bukan menjadi tontonan massal atau bahan gosip di media. Pandangan ini sejalan dengan nilai-nilai kesopanan yang ia pegang, terutama dalam budaya Indonesia yang kerap menekankan pentingnya menjaga privasi keluarga.

2. Rasa Malu yang Mendalam
Anrez tidak menampik bahwa ia merasa sangat malu atas situasi yang terjadi. “Buat aku pribadi, memalukan,” katanya dengan nada penuh penyesalan. Sebagai figur publik yang kerap tampil di layar televisi, ia menyadari bahwa tindakannya—meski bersifat pribadi—tetap memiliki dampak luas terhadap citra dirinya dan keluarga.


Rasa malu ini bukan hanya soal penilaian masyarakat, tetapi juga pertaruhan integritas pribadi. Bagi pria yang dikenal ramah dan profesional di dunia hiburan, insiden ini menjadi ujian besar dalam menjaga reputasi dan tanggung jawab moral.

3. Menganggap Ini Sebagai “Aib” yang Harus Dijaga
Lebih jauh, Anrez menjelaskan bahwa dalam pandangan pribadinya, kehamilan di luar pernikahan merupakan aib. “Dalam artian apa, ini aib loh,” ucapnya dengan suara lirih namun penuh kesungguhan.

Istilah “aib” dalam konteks ini bukanlah bentuk penolakan terhadap Friceilda atau calon anaknya, melainkan ekspresi rasa bersalah dan kekhawatiran akan stigma sosial yang mungkin menimpa semua pihak. Ia berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan, tanpa harus melibatkan sorotan media yang berpotensi memperburuk keadaan.

4. Khawatir Menjadi Berita Sensitif bagi Anak-Anak
Sebagai figur publik yang kerap ditonton oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak, Anrez juga khawatir bahwa pemberitaan soal kehamilan di luar nikah bisa menjadi konten sensitif yang tidak pantas dikonsumsi oleh usia dini. “Kasihan aku konsumsi publik jadinya. Kayak anak di bawah umur jadi harus mendengar berita kayak gini jadikan,” ungkapnya.

Kekhawatiran ini menunjukkan kepeduliannya terhadap dampak sosial dari pemberitaan hiburan—sesuatu yang sering kali diabaikan ketika gosip menjadi komoditas utama di dunia maya.

5. Tidak Ingin Menjadi Drama Publik
Anrez dengan jujur mengakui bahwa perbuatannya memang salah. Namun, ia justru ingin mencegah situasi ini berubah menjadi drama publik yang ramai diperbincangkan. “Berharap tidak dicontoh. Makanya, aku gak mau sebenarnya sampai harus jadi ramai, jadi drama,” tegasnya.

Baginya, keheningan bukanlah bentuk penghindaran, melainkan upaya untuk menjaga agar masalah tidak semakin meluas dan menyakiti lebih banyak pihak—termasuk Friceilda sendiri, keluarganya, serta rekan-rekan sesama artis.

6. Itikad Baik Sudah Ada—Tetapi Tidak Disambut
Yang paling penting, Anrez menegaskan bahwa sejak awal ia dan keluarganya sudah memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini secara bertanggung jawab. “Alhamdulillah selalu ada kok (itikad baik),” katanya mantap. Ia juga menambahkan bahwa pengacaranya telah berupaya membangun komunikasi yang baik.

Namun, menurut Anrez, itikad tersebut tidak mendapatkan respons yang diharapkan. “Aku sudah ada itikad baik. Dan keluarga dan pengacaraku sudah ada itikad baik,” ujarnya, seolah menyiratkan kekecewaan atas cara penyelesaian yang justru berubah menjadi sorotan media.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya