Arijit Singh Siapa? Mengenal Penyanyi India Ternama yang Tidak Dikenal Juri Indonesian Idol 2026
Arjit-Instagram-
Arijit Singh Siapa? Mengenal Penyanyi India Ternama yang Tidak Dikenal Juri Indonesian Idol 2026
Nama Arijit Singh tiba-tiba jadi buah bibir di seluruh jagat maya Indonesia awal tahun 2026 ini. Bukan karena merilis lagu baru atau kolaborasi internasional, melainkan karena satu momen tak terduga di panggung Indonesian Idol—ajang pencarian bakat vokal paling prestisius di Tanah Air.
Kisahnya bermula ketika seorang peserta audisi berusia 16 tahun, Raja Satria dari Medan, ditanya siapa idolanya. Dengan penuh percaya diri, remaja keturunan India itu menyebut: “Arijit Singh.” Jawaban yang seharusnya sederhana itu justru memicu reaksi tak terduga dari para juri: Judika, Rossa, Bunga Citra Lestari (BCL), Maia Estianty, hingga Soleh Solihun terlihat saling bertukar pandang, kebingungan, bahkan terang-terangan mengaku tak tahu siapa Arijit Singh.
Raja lantas menjelaskan bahwa Arijit Singh adalah penyanyi dengan followers Spotify terbanyak di dunia—sebuah fakta yang sontak mencuri perhatian publik. Cuplikan momen itu segera menyebar luas di TikTok, Instagram, dan X (dulunya Twitter), memicu gelombang diskusi sengit tentang literasi musik global para juri, sekaligus memperkenalkan Arijit Singh kepada jutaan orang Indonesia yang sebelumnya belum pernah mendengar namanya.
Namun, siapa sebenarnya Arijit Singh yang disebut-sebut sebagai “raja playback Bollywood modern”? Mengapa pria ini bisa mengumpulkan lebih dari 169 juta pengikut di Spotify pada Januari 2026—mengalahkan artis-artis global seperti Ed Sheeran, Taylor Swift, atau BTS? Berikut potret lengkap perjalanan hidup, karier, dan pencapaian luar biasa sang maestro vokal asal India.
Dari Kecil Diasah, Tumbuh Jadi Legenda Vokal
Arijit Singh lahir pada 25 April 1987 di Jiaganj, sebuah kota kecil di distrik Murshidabad, Bengal Barat, India. Ia tumbuh dalam keluarga yang sangat dekat dengan seni musik. Ibunya, Aditi Singh, adalah seorang penyanyi, sementara pamannya, Rajendra Prasad Hazari, dikenal sebagai pemain tabla—alat musik perkusi tradisional India.
Sejak usia enam tahun, Arijit sudah belajar musik klasik Hindustani secara intensif. Ia bahkan sempat belajar di Sangeet Mahavidyalaya, sebuah akademi musik ternama di Kolkata. Pendidikan klasik ini membentuk fondasi vokalnya yang unik: perpaduan sempurna antara kekuatan emosional, kontrol nada yang presisi, dan kemampuan mengekspresikan lirik dengan jiwa yang mendalam.
Langkah Awal di Dunia Hiburan: Dari Ajang Talent Show ke Studio Musik
Perjalanan profesional Arijit dimulai bukan di balik layar film, melainkan di panggung kompetisi. Pada 2005, ia mengikuti ajang realitas musik Fame Gurukul, yang menyerupai American Idol versi India. Meski hanya finis di posisi enam besar, penampilannya yang penuh perasaan menarik perhatian para produser musik.
Tak lama setelah itu, ia memenangkan kompetisi “10 Ke 10 Le Gaye Dil”, sebuah program yang menantang penyanyi membawakan 10 lagu dalam satu malam. Hadiah uang dari kemenangannya dia gunakan untuk membangun studio musik sendiri di Mumbai, langkah strategis yang menjadi batu loncatan kariernya di industri hiburan.
Breakthrough Global Lewat “Tum Hi Ho” dan Dominasi Bollywood
Debut resmi Arijit di industri film terjadi pada 2011 dengan lagu “Phir Mohabbat” dari film Murder 2. Namun, titik balik sejatinya datang dua tahun kemudian, lewat lagu “Tum Hi Ho” dalam soundtrack film Aashiqui 2 (2013).
Lagu romantis penuh kerinduan itu bukan hanya menjadi earworm se-India, tetapi juga viral di seluruh Asia, Timur Tengah, hingga komunitas penggemar Bollywood di Eropa dan Amerika. Di YouTube, video musiknya telah ditonton lebih dari 1,2 miliar kali—sebuah angka fenomenal untuk lagu non-Inggris.
Prestasi ini mengantarkannya meraih Filmfare Award pertamanya untuk kategori Best Male Playback Singer. Sejak saat itu, Arijit menjadi suara paling dicari di industri film India. Namanya menghiasi soundtrack film-film box office seperti Yeh Jawaani Hai Deewani, Chennai Express, Humpty Sharma Ki Dulhania, hingga Brahmāstra (2022).
Penakluk Platform Musik Digital Dunia
Di era streaming, Arijit Singh bukan sekadar legenda di kampung halamannya—ia adalah fenomena global. Pada Januari 2026, ia resmi menjadi artis dengan pengikut Spotify terbanyak di dunia, mencapai 169 juta+ followers—mengungguli nama-nama besar seperti The Weeknd, Drake, dan Ariana Grande.
Fakta ini bukan kebetulan. Lagu-lagunya seperti “Kesariya” (dari Brahmāstra), “Chaleya” (dari Jawan), dan “Sajni” (dari Laal Singh Chaddha) mendominasi tangga lagu di India, Pakistan, Bangladesh, Nepal, hingga negara-negara non-Asia seperti UAE, UK, dan AS—terutama di kalangan diaspora India.
Yang menarik, Arijit tak hanya menyanyi. Ia juga aktif sebagai komposer dan produser musik, terlibat langsung dalam aransemen, pemilihan instrumen, hingga rekaman vokal. Pendekatannya yang holistik membuat karyanya memiliki kedalaman artistik yang jarang ditemui di industri playback.
Prestasi yang Menyamai Legenda
Dalam kurun waktu kurang dari 15 tahun, Arijit Singh telah mengoleksi:
2 National Film Awards (penghargaan tertinggi perfilman India)
8 Filmfare Awards untuk Best Male Playback Singer—angka yang menyamai rekor Kishore Kumar, legenda musik India yang aktif pada 1950–1980-an.
Pencapaian ini menempatkannya dalam jajaran penyanyi playback paling berpengaruh sepanjang masa di India. Bahkan, banyak kritikus musik menyebutnya sebagai “suara cinta generasi milenial dan Gen Z”.
Kehidupan Pribadi: Sederhana di Balik Kemasyhuran
Di balik sorotan dunia, Arijit dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan menjaga privasi. Ia menikah dengan Koel Roy, seorang penari klasik dari Kolkata, pada 2014. Mereka dikaruniai dua anak dan tinggal di Mumbai, jauh dari hingar-bingar dunia selebriti.
Ia jarang tampil di acara televisi non-musik, bahkan lebih memilih fokus pada proses kreatif di studio daripada promosi media. Namun justru sikap inilah yang memperkuat citranya sebagai seniman sejati, bukan sekadar selebriti.