Hoaks atau Fakta? Kabar Duka Roberto Carlos Meninggal Dunia Viral di Medsos – Begini Fakta Sebenarnya
Roberto-Instagram-
Hoaks atau Fakta? Kabar Duka Roberto Carlos Meninggal Dunia Viral di Medsos – Begini Fakta Sebenarnya
Dunia maya kembali diguncang oleh kabar mengejutkan seputar salah satu ikon sepak bola paling legendaris dari Brasil: Roberto Carlos. Baru-baru ini, media sosial, khususnya TikTok, diramaikan oleh unggahan yang menyebarkan narasi duka dengan tulisan “RIP Roberto Carlos (1973–2026)”. Postingan tersebut langsung memicu kepanikan di kalangan penggemar di seluruh dunia. Namun, benarkah sang legenda benar-benar telah mengembuskan napas terakhir, atau justru ini hanya hoaks belaka?
Artikel ini akan mengupas tuntas asal-usul viralnya kabar tersebut, reaksi publik, hingga klarifikasi langsung dari Roberto Carlos sendiri. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!
Viralnya Kabar Duka di TikTok: Foto Hitam-Putih dan Kalimat Haru
Semua berawal dari unggahan akun TikTok @jonwig_, yang membagikan foto Roberto Carlos dalam nuansa hitam-putih, disertai tulisan “RIP Roberto Carlos (1973–2026)”. Di bawahnya tercantum kalimat penuh emosi:
“His life long devotion and undying love for football”
atau dalam terjemahan bebas: “Pengabdian seumur hidupnya dan cinta yang tak pernah padam terhadap sepak bola.”
Yang membuat unggahan ini semakin dramatis adalah tambahan narasi tentang “detik-detik terakhirnya yang memilukan”, serta klaim bahwa “penggemar di selururuh dunia menahan air mata dan menyalakan lilin untuk menghormati sang legenda.”
Unggahan ini dengan cepat menyebar luas dan memicu gelombang reaksi beragam, mulai dari kesedihan hingga kecurigaan. Kolom komentar pun dibanjiri warganet yang saling berdebat soal kebenaran informasi tersebut.
Reaksi Publik: Antara Sedih, Syok, dan Skeptisisme
Beberapa pengguna media sosial tampak benar-benar terpukul oleh kabar ini. Akun @Yusdi Roni Putra Solo, misalnya, menuliskan ucapan belasungkawa dan doa terbaik untuk Roberto Carlos, seolah sang pemain memang telah tiada.
Namun, tidak sedikit pula yang langsung meragukan kebenaran berita tersebut. Akun @keres14 mempertanyakan sumber dan validitas informasi, sementara akun @indomie_enak dengan tegas menyatakan bahwa kabar kematian Roberto Carlos hanyalah hoaks. Bahkan, @indomie_enak menambahkan bahwa kondisi kesehatan Roberto Carlos saat ini stabil dan ia masih dalam pengawasan medis—meskipun tidak ada laporan resmi tentang kondisi medis sang pemain.
Kontroversi ini menunjukkan betapa cepatnya informasi—baik fakta maupun hoaks—bisa menyebar di era digital, terutama ketika menyangkut figur publik yang dicintai jutaan orang.
Klarifikasi Langsung dari Roberto Carlos: “Saya Baik-Baik Saja!”
Untuk meredam kekhawatiran publik, Roberto Carlos sendiri angkat suara melalui akun Instagram resminya, @oficialrc3. Dalam unggahan terbarunya, pria kelahiran 10 April 1973 ini menegaskan bahwa ia dalam keadaan sehat dan tidak mengalami serangan jantung sebagaimana dituduhkan dalam narasi palsu tersebut.
“Saya baik-baik saja. Saya tidak mengalami serangan jantung dan kondisi saya pulih dengan baik,” tulisnya.
Pernyataan ini secara resmi membantah kabar meninggalnya sang legenda sepak bola. Fakta ini juga diamini oleh sejumlah media olahraga ternama seperti ESPN Brasil dan Goal.com, yang tidak melaporkan adanya insiden kesehatan serius yang menimpa Roberto Carlos dalam beberapa waktu terakhir.
Hoaks Kematian Selebritas: Fenomena yang Sering Terulang
Kabar kematian palsu bukanlah hal baru di dunia maya. Sejumlah selebritas, mulai dari aktor hingga atlet ternama, kerap menjadi korban hoaks serupa. Beberapa waktu lalu, nama-nama seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Pelé juga pernah menjadi sasaran kabar bohong tentang kematian mereka.
Biasanya, konten semacam ini dibuat untuk mendulang klik, meningkatkan engagement, atau sekadar iseng. Namun, dampaknya bisa sangat luas—memicu kecemasan, kesedihan, bahkan trauma bagi penggemar yang percaya sebelum melakukan verifikasi.