Denny Sumargo Kembali Jalani Program Bayi Tabung, Cari ‘Ibu’ untuk Embrio: Apa Itu IVF dan Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?
Denny-Instagram-
“Semoga lancar, Mas Denny! Jadi ayah hebat buat anakmu kelak,” tulis salah satu warganet di kolom komentar Threads.
Sementara itu, para ahli psikologi menekankan pentingnya dukungan emosional dan konseling bagi individu yang menjalani IVF—terutama dalam konteks keluarga non-konvensional. Tekanan sosial, risiko kegagalan medis, dan pertanyaan eksistensial tentang identitas orang tua bisa menjadi beban tersendiri.
Fakta Menarik: Lebih dari 8 Juta Bayi Lahir Berkat IVF Sejak 1978
Sejak kelahiran Louise Brown, bayi tabung pertama di dunia pada tahun 1978 di Inggris, teknologi IVF terus berkembang pesat. Hingga kini, diperkirakan lebih dari 8 juta anak di seluruh dunia lahir melalui metode ini—dan angka tersebut terus bertambah setiap tahun.
Di Indonesia sendiri, ribuan pasangan telah berhasil memiliki keturunan berkat IVF. Bahkan, beberapa klinik fertilitas melaporkan tingkat keberhasilan hingga 40–50% per siklus pada perempuan di bawah usia 35 tahun.
Penutup: Impian Menjadi Ayah Tanpa Batas Konvensional
Pengakuan Denny Sumargo bukan hanya soal pribadi, tapi juga cerminan zaman—di mana teknologi memungkinkan manusia menata ulang makna keluarga, reproduksi, dan cinta. Dengan semangat terbuka dan optimis, ia membuka jalan bagi dialog yang lebih inklusif tentang siapa yang berhak menjadi orang tua.
Bagi masyarakat awam, kisah ini juga menjadi pengingat bahwa IVF bukan sekadar ‘bayi tabung’, melainkan perjalanan kompleks yang melibatkan sains, emosi, dan harapan.
Doa terbaik pun mengiringi Denny Sumargo—dan siapa pun yang sedang berjuang demi mewujudkan impian menjadi orang tua, dengan atau tanpa pasangan.