Heboh Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Game Roblox Murder Mystery 2 Jadi Sorotan: Fakta atau Prasangka?

Heboh Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Game Roblox Murder Mystery 2 Jadi Sorotan: Fakta atau Prasangka?

game-quakeboy-

Peran Orang Tua dalam Dunia Gaming Anak
Kasus di Medan seharusnya menjadi pengingat, bukan penghakiman. Alih-alih melarang tanpa pemahaman, para ahli menyarankan pendekatan edukatif:

Batasi waktu bermain sesuai usia dan kebutuhan anak.
Kenali konten game yang dimainkan anak—bukan hanya judul, tapi juga mekanisme dan tema ceritanya.
Bangun komunikasi terbuka tentang apa yang mereka lihat, rasakan, dan pelajari dari game.
Ajarkan literasi digital, termasuk kemampuan membedakan fiksi dan realitas.
“Orang tua tidak perlu takut pada teknologi, tapi harus hadir di dalamnya,” tegas Dr. Lina.



Baca juga: BLT Kesra Januari 2026 Tidak Cair Lagi? Ini Penjelasan Lengkap dan Cara Cek Bansos Terbaru!

Penutup: Game Bukan Penjahat, Tapi Cermin Lingkungan
Murder Mystery 2 hanyalah sebuah kaca yang memantulkan bagaimana anak-anak berinteraksi dengan dunia digital. Apakah mereka kehilangan batas moral, atau justru melatih akal sehat dan strategi—semua itu bergantung pada fondasi yang dibangun di rumah, sekolah, dan lingkungan sosial mereka.

Alih-alih menyalahkan game, masyarakat perlu fokus pada sistem pendukung yang lebih kuat: pendidikan karakter, kesehatan mental anak, serta pengawasan digital yang berbasis kasih sayang, bukan kecurigaan.


Di tengah era hiburan digital yang tak terhindarkan, yang kita butuhkan bukan larangan—tapi pemahaman, komunikasi, dan pendampingan yang bijak.

 

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya