10 Film Horor dan Drama Paling Nge-Hits di Netflix Indonesia Awal 2026: Agak Laen Moncer, Pamali: Tumbal Goyang Peringkat Satu!
Jumbo-Instagram-
10 Film Horor dan Drama Paling Nge-Hits di Netflix Indonesia Awal 2026: Agak Laen Moncer, Pamali: Tumbal Goyang Peringkat Satu!
Di penghujung libur Natal dan awal Tahun Baru 2026, Netflix Indonesia kembali mencatat lonjakan signifikan dalam penayangan konten lokal, terutama film-film bertema horor dan drama. Genre horor, yang selama ini dikenal paling digemari penonton Tanah Air, kembali menunjukkan dominasinya di tangga trending Netflix. Bahkan, beberapa judul lama berhasil bertahan di jajaran teratas—sebuah fenomena langka di tengah persaingan ketat antara konten lokal dan internasional.
Salah satu kejutan terbesar datang dari film “Agak Laen”, yang meski pertama kali dirilis pada tahun 2023, kini justru kembali mencuri perhatian publik dan nyaman bertengger di daftar 10 besar Netflix Indonesia hingga awal Januari 2026. Sementara itu, film horor terbaru “Pamali: Tumbal”, yang baru saja tayang di penghujung 2025, langsung melesat ke puncak tangga trending, menggeser sejumlah judul yang sebelumnya menduduki posisi teratas.
Tidak ketinggalan, kolaborasi bintang muda Sandrinna Michelle dan Ari Irham dalam sebuah film horor—yang sebelumnya sempat tayang di platform ini—juga kembali naik daun, membuktikan daya tarik jangka panjang dari karya horor berkualitas yang menyentuh akar budaya lokal.
Berikut ini adalah 10 film paling trending di Netflix Indonesia pada Jumat, 2 Januari 2026, yang tidak hanya menampilkan horor khas Nusantara, tetapi juga menyuguhkan drama emosional dan kisah kepahlawanan yang menggugah rasa penasaran penonton:
1. Pamali: Tumbal – Horor Ritual yang Bikin Merinding
Film ini sukses memanfaatkan elemen mistis “pamali” atau pantangan dalam budaya Sunda, yang dikemas dengan visual modern dan narasi mencekam. “Pamali: Tumbal” tidak hanya mengandalkan lompatan ketakutan (jump scare), tetapi juga menyelipkan kritik sosial terhadap kepercayaan buta dan eksploitasi tradisi. Performa para pemainnya, terutama pemeran utama yang memerankan tokoh korban tumbal, menuai pujian luas dari penonton dan kritikus film.
2. Jumbo – Animasi dengan Nuansa Keluarga dan Misteri
Meski bukan film horor murni, “Jumbo” berhasil menarik perhatian luas berkat cerita yang menggabungkan unsur fantasi, misteri ringan, dan nilai-nilai kekeluargaan. Animasi produksi lokal ini menunjukkan bahwa industri perfilman Indonesia mampu bersaing dalam kualitas visual dan storytelling.
3. Materialist – Drama Psikologis yang Menggali Keserakahan Manusia
Film ini mengangkat kisah seorang pengusaha muda yang terperangkap dalam jerat ambisi dan hedonisme. Di balik kemewahan yang ditampilkan, “Materialist” menyajikan kritik tajam terhadap budaya konsumerisme dan kehampaan spiritual di era digital.
4. The Great Flood – Bencana Alam dan Perjuangan Manusia
Berdasarkan kisah nyata banjir besar di beberapa wilayah Indonesia, film ini menggambarkan ketangguhan warga dalam menghadapi bencana. Visual efeknya yang realistis dan akting para pemeran pendukung mendapat apresiasi tinggi dari penonton.
5. Perang Kota – Aksi Heroik di Tengah Konflik Urban
Film laga ini mengisahkan perjuangan sekelompok pemuda dalam melawan sindikat kriminal yang menguasai kawasan kumuh perkotaan. Dengan ritme cepat dan dialog yang tajam, “Perang Kota” menjadi tontonan seru bagi pencinta genre aksi-sosial.
6. Legends of the Condor Heroes: The Gallants – Epik Wuxia yang Kembali Digemari
Serial adaptasi klasik Tiongkok ini terus menarik perhatian, terutama dari penonton yang menyukai petualangan silat dan intrik politik kerajaan. Meski merupakan konten internasional, popularitasnya di Indonesia tak bisa dipandang sebelah mata.
7. Agak Laen – Horor Komedi yang Tak Kunjung Tua
Film garapan sutradara muda ini menjadi fenomena budaya sejak rilis pertamanya. Kombinasi horor dan komedi satir yang khas, ditambah dialog kocak bergaya kekinian, membuat “Agak Laen” terus relevan. Bahkan, banyak adegan dan quote-nya masih viral di TikTok dan Instagram hingga awal 2026.
8. La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka – Drama Religius yang Menyentuh Hati
Film ini mengisahkan perjalanan spiritual seorang perempuan yang berusaha bangkit dari masa lalu kelam. Dengan sentuhan religius yang tidak menggurui, “La Tahzan” berhasil menyentuh emosi penonton lintas usia.
9. Panggil Aku Ayah – Perjuangan Ayah Tunggal yang Mengharukan
Kisah nyata seorang ayah yang membesarkan anak-anaknya seorang diri setelah ditinggal sang istri ini sukses menguras air mata. Akting natural para pemeran utama dan latar cerita yang dekat dengan realitas membuat film ini menjadi favorit keluarga.
10. Rego Nyowo – Horor Jawa yang Menyayat Hati
Film horor bernuansa Jawa ini mengangkat mitos lokal tentang roh penasaran dan dendam turun-temurun. Musik tradisional gamelan dan setting pedesaan yang autentik memperkuat atmosfer mencekam yang disajikan.