Novotel Thakher Makkah Resmi Diboyong Danantara: Awal Terwujudnya Mimpi Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci

Novotel Thakher Makkah Resmi Diboyong Danantara: Awal Terwujudnya Mimpi Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci

Haji-Instagram-

Novotel Thakher Makkah Resmi Diboyong Danantara: Awal Terwujudnya Mimpi Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci

Sebuah langkah bersejarah baru saja diambil oleh pemerintah Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas layanan bagi jamaah haji dan umrah Tanah Air. Novotel Thakher Makkah, hotel berbintang yang terletak strategis di kawasan Thakher City, Makkah, kini resmi menjadi milik Danantara Investment Management—badan usaha strategis milik negara. Akuisisi ini bukan sekadar transaksi properti biasa, melainkan fondasi pertama dari ambisiusnya proyek “Kampung Haji Indonesia” yang bertujuan memberikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman, aman, dan terjangkau bagi jutaan warga Indonesia yang menunaikan rukun Islam kelima.



Lokasi Strategis: Hanya 2,5 Kilometer dari Masjidil Haram
Salah satu faktor utama yang menjadikan Novotel Thakher Makkah sebagai pilihan ideal adalah lokasinya yang sangat strategis. Hotel ini berjarak hanya sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram—pusat ibadah umat Islam sedunia. Jarak tersebut memungkinkan jamaah untuk berjalan kaki atau menggunakan transportasi pendek menuju tempat tawaf dan sai, mengurangi ketergantungan pada moda transportasi berbiaya tinggi. Bagi jamaah lansia atau yang memiliki keterbatasan fisik, keberadaan akomodasi dekat Masjidil Haram tentu menjadi berkah tersendiri.

Dari Akuisisi ke Visi Besar: Kampung Haji Indonesia
Akuisisi Novotel Thakher Makkah oleh Danantara bukan berhenti hanya pada pembelian hotel. Langkah ini merupakan bagian integral dari visi jangka panjang pemerintah Indonesia: menciptakan “Kampung Haji Indonesia” di jantung kota suci Makkah. Proyek ambisius ini mencakup pembelian 14 bidang tanah seluas 4,4 hingga 5 hektare di sekitar hotel tersebut. Lahan ini akan dikembangkan menjadi kompleks terpadu yang diperuntukkan khusus bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia.

Hotel Novotel Thakher sendiri memiliki 1.461 kamar yang telah beroperasi penuh sejak beberapa tahun lalu. Dengan kapasitas tersebut, hotel ini mampu menampung ribuan jamaah dalam satu waktu—menjadi tulang punggung sementara sebelum seluruh fasilitas Kampung Haji rampung dibangun.


Target Operasional: Siap Sambut Jamaah Musim Haji 2026
Pemerintah menargetkan Novotel Thakher Makkah yang kini berada di bawah pengelolaan Danantara akan siap beroperasi penuh untuk musim haji tahun 2026. Hal ini menjadi kabar gembira, mengingat tahun 2026 juga menandai momentum penting dalam kalender Islam yang diprediksi akan meningkatkan jumlah jamaah secara global. Dengan manajemen yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan jamaah Indonesia—mulai dari makanan halal, pelayanan berbahasa Indonesia, hingga pendampingan spiritual—pengalaman haji diharapkan menjadi lebih sakral dan tidak lagi dibebani oleh kendala logistik.

Rencana Pengembangan: 13 Menara Baru dan Pusat Perbelanjaan Terpadu
Tak berhenti di akuisisi hotel, pemerintah melalui Danantara telah menyusun masterplan ambisius untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi pusat akomodasi terbesar bagi jamaah Indonesia di Makkah. Rencananya, akan dibangun 13 menara baru yang dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, restoran, klinik kesehatan, ruang edukasi, serta fasilitas ibadah tambahan.

Dengan pengembangan ini, total kapasitas kamar di kawasan Kampung Haji Indonesia ditargetkan mencapai lebih dari 6.000 unit—cukup untuk menampung puluhan ribu jamaah dalam satu musim haji. Selain itu, keberadaan fasilitas komersial di dalam kompleks diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri, sekaligus memberikan kenyamanan ekstra bagi jamaah yang ingin berbelanja oleh-oleh atau mencari kebutuhan sehari-hari tanpa harus jauh-jauh meninggalkan kawasan akomodasi.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya