Presiden Prabowo Subianto Ungkap Alasan Banjir dan Longsor di Sumatera Tak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional: Kita Mampu Hadapi Tanpa Status Itu
Prabowo-Instagram-
Publik Khawatir, Ahli Ingatkan Pentingnya Transparansi
Keputusan pemerintah ini sempat memicu kekhawatiran di kalangan publik dan sejumlah pengamat kebijakan publik. Mereka menilai, ketidaksiapan dalam menetapkan status bencana nasional berpotensi memperlambat distribusi bantuan atau bahkan mengaburkan pertanggungjawaban anggaran.
Namun, Prabowo menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi prinsip utama dalam setiap langkah penanganan. Ia memastikan bahwa seluruh bantuan—baik logistik, medis, maupun infrastruktur—akan disalurkan secara terbuka dan terukur.
Solidaritas Nasional Tetap Menjadi Fondasi Penanganan Bencana
Meski tidak menyandang status bencana nasional, Presiden Prabowo menekankan pentingnya solidaritas seluruh elemen bangsa dalam menghadapi musibah ini. Ia mengajak masyarakat, dunia usaha, dan organisasi sosial untuk terus mendukung upaya pemulihan di wilayah terdampak.
“Kita sebagai bangsa harus saling menjaga. Tidak perlu menunggu status resmi untuk saling membantu,” katanya.
Dengan sikap tegas namun penuh empati, Prabowo menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam krisis bukan hanya soal kebijakan formal, tetapi juga kehadiran nyata di tengah rakyat yang sedang menderita.