Apa Itu Hewan Dabbah? Akhir Zaman Akan Muncul di Indonesia pada 2026 Menurut Ramalan Hard Gumay
tanda tanya-BlenderTimer BlenderTimer-
Apa Itu Hewan Dabbah? Akhir Zaman Akan Muncul di Indonesia pada 2026 Menurut Ramalan Hard Gumay
Nama Hard Gumay kembali menjadi pusat perbincangan publik, kali ini bukan karena prediksi politik atau ramalan cinta, melainkan lantaran pernyataannya yang mengejutkan soal kemunculan makhluk langka di Indonesia pada tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikan sang peramal kondang dalam sebuah episode podcast bersama Denny Sumargo (Densu), yang kini tengah viral di berbagai platform media sosial, terutama TikTok.
Yang menarik, ramalan itu tak hanya menyebut keberadaan hewan langka yang belum pernah terekspos dunia, melainkan juga dikaitkan dengan sosok legendaris dalam literatur Islam: hewan Dabbah—makhluk misterius yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai salah satu pertanda datangnya hari kiamat.
Lalu, seperti apa sebenarnya sosok Dabbah menurut sumber agama? Apakah ramalan Hard Gumay benar-benar merujuk pada makhluk itu? Dan di mana tepatnya lokasi yang disebut sebagai tempat kemunculan makhluk tersebut? Simak ulasan mendalam berikut ini.
Ramalan Hard Gumay: Hewan Langka dari Desa Terpencil Indonesia Akan Gemparkan Dunia di 2026
Dalam cuplikan video yang diunggah oleh akun TikTok @ClipUnivers dan kini telah ditonton jutaan kali, Hard Gumay menggambarkan sebuah skenario yang terdengar seperti adegan film petualangan fantasi. Ia menyatakan bahwa pada tahun 2026, di salah satu desa terpencil di Indonesia, akan muncul hewan langka yang selama ini sama sekali tidak diketahui keberadaannya oleh dunia ilmu pengetahuan.
“Bukan di Bali, bukan di Jogya, bukan di Lombok, bukan di Sulawesi,” tegas Hard Gumay, seolah ingin menepis spekulasi publik terhadap destinasi wisata populer.
Ia kemudian menambahkan bahwa lokasi tersebut berada di “salah satu kabupaten terpencil di provinsi di Indonesia,” sebuah wilayah yang masih sangat asri dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Menurutnya, desa tersebut sangat kecil, dikelilingi hutan lebat, dan di dekatnya terdapat danau dengan air berwarna hijau tosca yang memesona—kombinasi alam yang langka dan memikat.
“Tempat itu akan menjadi pusat perhatian dunia,” ujar pria berusia 36 tahun tersebut.
Yang lebih mengejutkan, Hard Gumay menyebut bahwa penemuan hewan ini akan dipopulerkan pertama kali oleh seorang remaja perempuan—yang ia sebut sebagai “ABG”—melalui media sosial. Video atau unggahan sang remaja itulah yang nantinya akan membuat makhluk tersebut viral secara global.
“Sosok ini akan jadi viral di tahun 2026,” kata Hard Gumay dengan penuh keyakinan.
Ia juga memprediksi bahwa fenomena ini akan menjadi daya tarik wisata baru bagi Indonesia. “Bukan hanya wisatawan domestik, tapi juga mancanegara akan berbondong-bondong datang untuk melihat langsung,” imbuhnya.
Publik Heboh: Apakah Ini Pertanda Kemunculan Dabbah?
Ramalan Hard Gumay sontak memicu gelombang spekulasi di media sosial. Netizen mulai mengaitkan hewan langka yang dimaksud dengan Dabbah, makhluk yang disebut dalam Al-Qur’an Surah An-Naml ayat 82 (bukan ayat 87, sebagaimana sering dikutip keliru).
“Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan dari bumi makhluk yang melata (dabbah) yang akan mengatakan kepada mereka, ‘Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.’”
— QS. An-Naml: 82
Dalam tafsir klasik, Dabbah digambarkan sebagai makhluk yang akan muncul menjelang kiamat, sebagai bentuk teguran Ilahi terhadap umat manusia yang ingkar. Beberapa riwayat menyebut wujud Dabbah mirip gabungan antara manusia dan hewan: memiliki kepala manusia, paruh burung, leher panjang, rambut halus, serta kaki seperti unta. Makhluk ini dikatakan mampu bergerak sangat cepat dan berbicara kepada manusia.
Namun, para ulama berbeda pendapat mengenai apakah Dabbah berwujud fisik atau hanya metafora. Sebagian menyatakan ia adalah makhluk nyata yang muncul dari perut bumi, sementara yang lain menafsirkannya sebagai simbol kemerosotan moral atau teknologi yang “hidup” dan menantang nilai kemanusiaan.
Reaksi Netizen: Antara Penasaran, Skeptis, dan Khawatir
Ramalan Hard Gumay memicu berbagai respons dari warganet. Akun @Ela misalnya, mengungkapkan kekhawatirannya di kolom komentar:
“Semoga bukan Dabbah yang muncul… Takut banget kalau itu pertanda akhir zaman.”
Sementara itu, akun @muhammad_mustafik_rock_n_roll mencoba menganalisis lokasi yang dimaksud.
“Kayaknya di pedalaman Sumatera, deh. Di sana masih banyak hutan perawan dan danau vulkanik berwarna hijau tosca. Bisa jadi di Jambi atau Bengkulu.”
Ada pula yang menyambut ramalan ini dengan antusiasme positif. Beberapa netizen menyebut bahwa jika benar hewan langka ditemukan, ini bisa menjadi momentum besar untuk pariwisata berkelanjutan di daerah terpencil—sekaligus ajang edukasi tentang keanekaragaman hayati Indonesia.