Nama Thalita Kusuma Sandra, mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS), mendadak menjadi sorotan publik usai namanya muncul dalam pemberitaan berjudul:

1. “Thalita Kusuma Sandra Anaknya Siapa? Inilah Biodata Mahasiswi UNS yang Viral karena Isu Penerima KIP-Kuliah dan Gaya Hidup Hedon, Bukan Orang Sembarangan?” yang dipublikasikan pada Kamis 23-10-2025 melalui situs viv.co.id dengan tautan https://www.viv.co.id/read/85246/thalita-kusuma-sandra-anaknya-siapa-inilah-biodata-mahasiswi-uns-yang-viral-karena-isu-penerima-kip-kuliah-dan-gaya-hidup-hedon-bukan-orang-sembarangan

2. "Siapa Thalita Kusuma Sandra? Mahasiswi UNS yang Viral karena Isu Penerima KIP-Kuliah dan Gaya Hidup Kontroversial" yang dipublikasikan pada Kamis 23-10-2025 melalui situs viv.co.id dengan tautan https://www.viv.co.id/read/85227/siapa-thalita-kusuma-sandra-mahasiswi-uns-yang-viral-karena-isu-penerima-kip-kuliah-dan-gaya-hidup-kontroversial/1

Merasa dirugikan atas pemberitaan tersebut, Thalita melayangkan hak jawab resmi dan meminta media terkait melakukan klarifikasi serta penghapusan konten yang dianggap tidak benar dan mencemarkan nama baiknya.

Kami dari tim redaksi viv.co.id meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan pemberitaan yang diterbitkan sebelumnya.

Isi Hak Jawab Resmi dari Thalita Kusuma Sandra

Dalam surat yang diterima redaksi, Thalita menegaskan bahwa pemberitaan tersebut telah memuat nama dan foto pribadinya tanpa izin, serta berisi tuduhan yang tidak pernah dikonfirmasi kepadanya.

“Berita tersebut telah mencantumkan nama dan foto saya tanpa izin serta berisi tuduhan dan belum pernah dikonfirmasi kepada saya. Hal ini telah menimbulkan kerugian moral, sosial, dan reputasi bagi saya. Isi berita tersebut juga tidak berimbang, tidak diverifikasi, serta berpotensi menyesatkan publik,” tulis Thalita dalam surat hak jawabnya.

Ia menegaskan bahwa tuduhan yang menyebut dirinya penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) dengan gaya hidup mewah, serta isu bekerja sebagai ani-ani (wanita simpanan), tidaklah benar.

“Dalam berita disebutkan saya merupakan mahasiswa penerima KIPK yang bergaya hidup hedon dan bekerja sampingan sebagai 'ani-ani' atau wanita simpanan. Faktanya, saya tidak pernah memberikan pernyataan atau unggahan seperti yang dimaksud,” tegasnya.
Mengacu pada UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik