Kronologi Mahasiswa Unud Timothy Anugerah Saputra Tewas Diduga Akibat Perundungan, Pelaku Malah Ngejek di Grup WhatsApp
Yang paling mengejutkan dan memicu kemarahan publik adalah sikap para pelaku setelah kematian Timothy. Alih-alih menunjukkan penyesalan, mereka justru mengunggah foto korban yang tergeletak di tempat kejadian perkara (TKP) ke dalam grup WhatsApp internal, lengkap dengan komentar ejekan yang menyamakan kondisi Timothy dengan konten kreator Kekeyi—seorang figur publik yang kerap menjadi bahan candaan di media sosial.
Tindakan tidak berperikemanusiaan tersebut bukan hanya menunjukkan kurangnya empati, tetapi juga mengindikasikan betapa seriusnya budaya toxic yang mungkin telah mengakar di lingkungan kampus tersebut.
Respons Cepat dari Pihak Universitas Udayana
Merespons insiden ini, pihak Universitas Udayana bertindak cepat. Rektor Unud, Prof. Dr. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pihak universitas telah melakukan investigasi internal dan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku bullying.
“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk perundungan di lingkungan kampus. Ini adalah pelanggaran berat terhadap kode etik akademik dan nilai-nilai kemanusiaan,” tegas Rektor.
Sebagai sanksi, seluruh mahasiswa yang terbukti terlibat dalam perundungan terhadap Timothy dinyatakan tidak lulus dalam semua mata kuliah pada semester berjalan. Selain itu, mereka juga diwajibkan membuat video permintaan maaf secara terbuka, yang akan dipublikasikan melalui saluran resmi universitas sebagai bentuk pertanggungjawaban moral.
Seruan untuk Perubahan Sistemik
Kasus ini kembali mengingatkan kita betapa pentingnya sistem pendukung psikologis di lingkungan pendidikan tinggi. Psikolog pendidikan dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Lina Marlina, M.Psi., menyatakan bahwa kampus seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk berkembang, bukan tempat di mana mereka harus hidup dalam ketakutan.
“Perundungan di kampus sering kali terjadi secara diam-diam, dan korban cenderung enggan melapor karena takut dijauhi atau dianggap lemah. Oleh karena itu, universitas harus memiliki mekanisme pelaporan yang aman, layanan konseling yang responsif, serta program edukasi anti-bullying yang berkelanjutan,” jelasnya.
Update Terbaru
Pidato Pembina Upacara Hardiknas 2026 Tekankan Pendidikan sebagai Jalan Menuju Masa Depan
Sabtu / 02-05-2026, 14:11 WIB
Harga BBM Vivo dan Pertamina Naik per Mei 2026, Solar Nonsubsidi Melonjak Tajam
Sabtu / 02-05-2026, 14:08 WIB
SELAMAT! Indian Akbar dan Siska Minbite Resmi Menikah 2 Mei 2026
Sabtu / 02-05-2026, 14:00 WIB
Khutbah Jumat 8 Mei 2026 Angkat Waspada Istidraj dan Pentingnya Rezeki Halal
Sabtu / 02-05-2026, 13:47 WIB
Harga emas UBS melemah, Antam melonjak, Galeri24 menguat di Pegadaian hari ini
Sabtu / 02-05-2026, 13:32 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 3 – 10 Mei 2026
Sabtu / 02-05-2026, 13:17 WIB
SELAMAT! Jaden Bahtera dan Puteri Rania Resmi Menikah di Kuala Lumpur dengan Mahar 300 Ringgit pada Jumat, 1 Mei 2026
Sabtu / 02-05-2026, 13:11 WIB
GAS Komik Killer Peter Chapter 130 Sub Indo Bahasa Indonesia English Raw
Sabtu / 02-05-2026, 12:29 WIB
Baca Killer Peter Chapter 129 130 Sub Indo Bahasa Indonesia English Raw
Sabtu / 02-05-2026, 12:24 WIB
Update Full Video Bandar Membara di Batang 16 Menit 4 Detik TERA DOOD, Motif Dibaliknya
Sabtu / 02-05-2026, 12:21 WIB
Ada banyak part Lengkap Video Bandar Membara di Batang Tera DOOD, Ada Motif Ekonomi
Sabtu / 02-05-2026, 12:16 WIB
Penampakan Tato di Area Sensitif, Link Vell TikTok Blunder 8 Menit Diburu Netizen
Sabtu / 02-05-2026, 12:14 WIB






