Demi Timbun Tanah dan Bangun Pagar! SMA Negeri 2 Cibitung Diduga Lakukan Praktik Tindak Pidana Pungli Pada Siswa
Demi Timbun Tanah dan Bangun Pagar! SMA Negeri 2 Cibitung Diduga Lakukan Praktik Tindak Pidana Pungli Pada Siswa
Siapa Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Cibitung? yang Diduga Lakukan Praktik Tindak Pidana Pungli, Benarkah Untuk Timbun Tanah dan Bangun Pagar?
Pelajar Bongkar Dugaan Pungli di SMA Negeri 2 Cibitung, Menjadi Sorotan Publik
Seorang pelajar dari SMA Negeri 2 Cibitung baru-baru ini mengungkapkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di sekolahnya. Melalui akun Instagram Ronald Sinaga, yang membagikan pengakuan sang pelajar pada Rabu, 4 Desember 2024, dugaan ini pun langsung mengundang perhatian publik. Identitas pelajar yang melaporkan pungli tersebut sengaja dirahasiakan untuk melindungi privasinya.
Dugaan Pungutan Liur Melalui Sosialisasi Orang Tua Murid
Menurut pengakuan pelajar tersebut, pihak sekolah melalui rapat sosialisasi yang melibatkan orang tua murid, seolah memberi kesan bahwa orang tua diundang untuk mendapatkan informasi terkait kegiatan sekolah. Namun, kenyataannya, rapat tersebut diduga dimanfaatkan untuk meminta orang tua mengisi formulir yang mengharuskan mereka menyumbang sejumlah uang dalam bentuk iuran. Dalam pengakuannya, pelajar tersebut menyebutkan bahwa jumlah minimal yang diminta mencapai Rp1 juta.
"Ini undangan sosialisasi, tapi ternyata malah ngejebak orang tua buat nulis nominal. Minimal banget Rp1 juta," tulisnya dalam pesan yang dibagikan oleh Ronald Sinaga di Instagram. Dugaan pungli ini disebut sudah berjalan cukup lama, bahkan beberapa orang tua murid dikatakan telah membayar secara berkala untuk kegiatan yang tidak jelas tersebut.
Kegiatan yang Tak Dijalankan, Namun Uang Tetap Diminta
Pelajar tersebut juga mengungkapkan bahwa praktik pungli ini sudah berlangsung sejak tahun lalu, meskipun alasan yang diberikan setiap tahunnya berbeda. Pada tahun lalu, pihak sekolah mengklaim bahwa iuran tersebut digunakan untuk pembangunan pagar sekolah. Namun, kenyataannya, pagar tersebut tidak dibangun hingga kini. Begitu pula dengan dana yang dikumpulkan pada tahun ini, yang disebut digunakan untuk mengurug tanah, namun tidak ada tanda-tanda tanah yang diurug.
“Dari tahun kemarin seperti itu pak, beda-beda alasannya. Tahun kemarin uang pagar, sekarang uang urug tanah. Namun pagar tak dibangun, tanah pun tidak diurug,” ujar pelajar tersebut dalam pengakuannya.
Meskipun Tidak Membayar, Pelajar Tetap Akan Masuk Sekolah
Update Terbaru
Bupati Bogor Lepas 271 Jamaah Haji Kloter 21 di Masjid Nurul Wathon
Sabtu / 16-05-2026, 04:05 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 17 – 24 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 04:00 WIB
Chery Siap Luncurkan Mobil Listrik Q di Indonesia pada 18 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:41 WIB
Jawa Tengah Perkuat Kolaborasi Ekonomi Sirkular Berbasis Masyarakat
Sabtu / 16-05-2026, 03:22 WIB
BYD Indonesia Luncurkan Varian Baru Atto 1 STD, Harga Mulai Rp199 Juta
Sabtu / 16-05-2026, 03:20 WIB
Google Perbarui Android Auto dengan Integrasi AI Gemini pada 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:20 WIB
Review Suzuki Satria Pro: Bebek Sport Modern dengan Fitur Konektivitas
Sabtu / 16-05-2026, 03:17 WIB
Potensi Pendapatan Game Penghasil Saldo DANA Tembus Rp545.000 Per Hari
Sabtu / 16-05-2026, 03:16 WIB
Penjualan Honda di China Anjlok 48 Persen pada April 2026
Sabtu / 16-05-2026, 03:14 WIB
Pemprov DKI Gelar Jakarta Job Fair 2026 di Jakarta Utara, Buka Ribuan Lowongan
Sabtu / 16-05-2026, 03:09 WIB
Kemensos Perbarui Data Penerima Bansos Mei 2026, 11 Ribu KPM Dicoret
Sabtu / 16-05-2026, 03:08 WIB
Jadwal Tayang Classroom of the Elite Season 4 Episode 6 dan Sinopsis Terbaru
Sabtu / 16-05-2026, 02:51 WIB
Hugh Jackman Bintangi The Sheep Detectives, Tayang di Bioskop Indonesia 15 Mei 2026
Sabtu / 16-05-2026, 02:40 WIB






