Setelah interval, perolehan poin tetap ketat dengan kedudukan yang sering kali imbang hingga 13-13.

Tiga kesalahan berturut-turut dari Gregoria membuat Ratchanok memimpin dengan skor 18-15.

Meski sempat tertinggal 17-19, Gregoria berhasil menyamakan skor menjadi 19-19 dan berbalik unggul 20-19.

Ratchanok berhasil menyamakan kedudukan menjadi 20-20 dan memaksakan setting. Namun, Gregoria akhirnya memenangkan game pertama dengan skor 25-23.

Pada game kedua, poin kembali berlangsung ketat sejak awal dengan kejar-kejaran poin antara Gregoria dan Ratchanok.

Seperti di game pertama, perolehan poin tidak pernah mencapai selisih lebih dari dua poin hingga kedudukan sama kuat di angka 6-6.

Untuk pertama kalinya, Gregoria memimpin dengan selisih empat poin pada kedudukan 10-6 dan unggul 11-6 saat interval.

Selepas interval, Gregoria tampil lepas dan tanpa beban. Pukulannya beberapa kali membuat Ratchanok tak mampu mengantisipasi.

Gregoria bahkan bisa memimpin dengan selisih sembilan poin, 15-6, dan akhirnya memenangkan game kedua dengan skor 21-9.