Film ketujuh Lee Chang-dong berjudul 'Possible Love' akan dirilis di bioskop sebelum tayang di Netflix.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak yang sebelumnya memperkirakan film tersebut akan debut langsung di platform streaming.

>>> BTS Dapat Gelar 'Honored Guest' dari Kota La Plata Sebelum Konser di Argentina

Menurut pengamat industri, langkah ini diambil dengan mempertimbangkan festival film internasional. Lee Chang-dong dikenal sebagai salah satu sutradara Korea paling dihormati di panggung global.

Berdasarkan data dari Korea Media Rating Board, 'Possible Love' mendapat rating dewasa karena menampilkan ketelanjangan dan adegan seksual secara langsung.

Film ini juga menggambarkan kehidupan pekerja yang di-PHK serta tema cinta, kehilangan, trauma, dan pemulihan hubungan antarmanusia.

'Possible Love' merupakan film pertama Lee dalam delapan tahun terakhir. Film ini dibintangi Jeon Do-yeon, Sol Kyung-gu, Zo In-sung, dan Cho Yeo-jeong.

Ceritanya mengikuti dua pasangan suami istri yang menjalani kehidupan sangat berbeda. Pertemuan tak sengaja mereka memicu serangkaian kekusutan emosional.

Dengan durasi 164 menit, film ini menjadi film terpanjang yang pernah disutradarai Lee. Proyek ini awalnya direncanakan sebagai rilis teatrikal sebelum beralih menjadi produksi Netflix saat mencari pendanaan.

Netflix kini memilih merilis film tersebut di bioskop pada kuartal ketiga tahun ini, disusul debut global di platform streaming pada kuartal keempat.

Strategi ini bukan yang pertama bagi Netflix.

Sebelumnya, Netflix telah memberikan rilis teatrikal untuk film-film prestisius seperti 'Roma', 'The Irishman', 'Glass Onion: A Knives Out Mystery', dan 'Frankenstein' sebelum menayangkannya di layanan streaming.

Salah satu alasannya adalah kelayakan penghargaan.

Untuk memenuhi syarat Academy Awards, sebuah film harus dirilis terlebih dahulu di negara asalnya dan menjalani pemutaran teatrikal minimal tujuh hari berturut-turut.